Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Monday, September 7, 2015

Regenerasi tanpa henti

     terkadang aku seolah sedang tercuri perhatian oleh kekuatan waktu. saat-saat senggang seperti ini barulah aku merasakan sesuatu yang tlah kulewati dan tak kuperhatikan. sayangnya hal-hal yang terlewati ini merupakan hal yang tak bisa diremehkan. dan tak bisa kembali. seolah aku melemparkan begitu banyak momen baik dalam hidup, sedang yang kujalani ini hanya sekedar sampah waktu yang kubuat sendiri.

     beberapa waktu lalu aku terlibat dalam proyek pemerintah skala mikro namun cukup menyita perhatian. sebagai pegawai lepas kala itu, aku ditugaskan untuk mengobservasi secara detail keadaan masyarakat kalangan menengah kebawah. just my lucky, aku mendapat tempat di daerahku sendiri. cuaca yang panas ditambah keterbatasan tenaga karena masih dalam bulan-bulan puasa, dengan tekanan yang cukup pelik,, akhirnya aku melewati semua itu. namun ada hal yang entah lucu, entah dramatis. beberapa teman kecilku dulu, yang umurnya jauh dibawahku. sekarang terlihat gagah dan beberapa sudah menikah bahkan punya anak. karena lama tak jumpa aku begitu kaget. ternyata cepat sekali waktu berputar. kini posisiku sudah bukan anak-anak lagi, tak juga bisa disebut remaja. 26 ini warning yang cukup menyengat perasaanku, terlebih aku melewatkan banyak sekali hal di 7-8 tahun belakangan ini. hmmm..ya. kehidupan akan terus berjalan meski kita tak memperdulikan.

     yang kedua adalah ketika kudapati saudara-saudara jauhku sekarang terlihat sangat menua. mbah-mbahku, paklek-bu lek. yang dulu masih segar bugar kini loyo dan tak sanggup apa-apa. dalam batinku, suatu saat pun aku kan merasa seperti itu juga. bagaimana rasanya. jika kenikmatan dunia sudah sepah. dan kematian didepan mata. hanya ada kepayahan bercampur kesedihan. kesedihan tak bisa lagi menikmati keindahan hidup, berkumpul dengan sanak famili, atau aktifitas lainnya. yang terlintas hanyalah kapan saat itu tiba, lalu apa yang akan terjadi?

       dibalik itu pun mulai bermunculan generasi-generasi baru layaknya kita dulu, yang tingkahnya menggelikan dan selalu berhasrat untuk menggodanya. tanpa sedikitpun masalah terlintas di raut wajahnya. ya. bayi-bayi mungil yang bagian dari anggota keluarga inilah yang menjadi pengganti para embah-embahnya yang kini menanti ketetapan. yang entah akan jadi apa suatu saat nanti,orang besar dan sukseskah. Atau orang biasa, semua masih penuh misteri.sedang aku yang berada di posisi tengah, apa yang harus aku lakukan untuk menjadikan hidup ni begitu berarti?

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--