Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Tuesday, December 30, 2014

Satu Senja di Bus Kota











kali ini senja tetap terlihat tegar..
meski kuningnya perlahan pudar,
tersahut rintik gerimis menyahut
ramai, gesekan aspal semakin ramai
lukisan sore depan terminal ini...

pijakan kaki diatas roda  membelah air tergenang.
beradu klakson bis-bis kota di jalanan..

ada raut muka lelah bercampur basah,
baru saja keluar dari pabrik tempat kerja mereka.
berjejer lalu berlari mengejar bus yang kan mengantar mereka pulang.
beginikah cara memaknai putaran waktu ini,
dimana peluh bercampur harap menetes sepanjang hari,
sekedar untuk menjaga nafas biar terus menghela..
atau jantung biar tetap berdenyut..

kini aku bergumul di tengah mereka,
disalah satu bangku kosong dalam bus setengah renta.
mereka duduk, mereka berdiri..
mereka menyepi atau mengobrol asyik sekali..
atau sesekali mengibaskan kaki yang basah.
oleh genangan air dipinggir trotoar tadi.

sekejap mereka kupandang dari kejauhan.
sambil merasakan setiap hela nafas yang mereka tularkan.
nikmatnya melepas lelah setelah banting tulang seharian..
lalu berseri muka membayangkan halaman rumah depan .
kapan aku kan merasakannya?

bahkan dijendela  bus ini kumalu tuk bercermin.
kacanya terlalu berembun, dan mukaku terlalu pilu.
hanya ada doa terbersit diselipan asa..
akan ada saat nanti aku menemukan jalannya..

roda hidup akan senantiasa berputar,
perih dan pahit nya akan terus ada..
namun dari sinilah.. akan muncul rasa..

tetaplah melangkah,  
menuju Tuhan jangan patah arah..

[gerimis syahdu satu senja di bus harum, semarang-kudus]

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--