Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Thursday, December 25, 2014

Hidup dan Ujian

       Hidup ini penuh ujian. bahkan ada yang berkata bahwa Hidup inilah ujian itu sendiri. ya, karena hidup ini bukan tujuan, bukan pula tempat hiburan. karna setelah hidup ini ada satu lagi kehidupan yang kekal nan abadi, yaitu akhirat. dimana letak kebahagiaan atau kesedihan kita di akhirat nanti, ditentukan di kehidupan kita ini, maka pantas saja disebut ujian. sayangnya banyak dari kita yang lupa akan hakikat kehidupan dunia ini, mereka terlalu memanjakan kehidupan dunianya seakan-akan inilah awal dan akhir, setelah mati selesai. mereka berusaha mencari materi sebanyak-banyaknya lalu menghabiskannya begitu saja, mereka tertawa terbahak-bahak saat bahagia lalu menangis sekeras-kerasnya saat menderita. maka benar bahwa dunia ini memabukkan, kita bisa melakukan semua yang kita mau tanpa menyadari bagaimana itu sebenarnya. itulah dunia, pusat ujian kita.

banyak orang beranggapan bahwa ujian adalah bentuk kesialan, dimana olehnya kita sedikit terhambat menikmati dunia.mereka lupa bahwa ada campur tangan Tuhan didalamnya, ada juga yang berfikir bahwa ujian adalah sentilan Tuhan untuk mengingatkan hakikat kita di dunia, mereka itulah beberapa diantara manusia yang masih sadar akan dunia. 

banyak dari kita yang mengira bahwa ujian itu adalah suatu hal yang menyedihkan, padahal nyatanya, ujian orang-orang yang diberi kelebihan dan kelonggaran lebih besar daripada yang lain.  


Allah itu Maha Penyayang, semua yang berhubungan dengan diri kita menjadi faktor penentu kualitas diri kita terhadap Allah, kita sehat, kita diuji untuk apakah kesehatan itu kita gunakan, kita kaya, 


ujian terbesar itu adalah ketika kita tidak sabar menghadapi ujian Allah, sehingga muncul prasangka-prasangka buruk kepadaNya, kita berputus asa lalu mengambil jalan syetan..

ketika kita diberi satu ujian oleh Allah, maka hal terbaik untuk merespon itu adalah mengembalikan itu semua pada diri kita. masihkah kita berada di jalan yang seharusnya? atau jangan-jangan kita secara gak sadar tenggelam dalam kemaksiatan kepadaNya, barangkali dosa-dosa inilah yang menjadikan Allah murka kepada kita, lalu menyentil kita dengan ujian itu agar kita sadar dan kembali ke jalanNya.

selama kita berada di jalan yang lurus, setiap ujian yang kita hadapi di dunia ini. kita yakinkan bahwa itu bentuk kasih sayang Allah kepada kita, semakin besar ujian yang kita hadapi, semakin tinggi pula derajat hamba. ibaratnya kita menabung sedikit demi sedikit untuk akhirat. kesempitan kita, kesedihan kita, penderitaan, kemiskinan, itu nantinya berubah menjadi sesuatu yang menyenangkan di akhirat kelak, syurga insyaAllah. jadi jika kita selalu dekat kepada Allah, sesungguhnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--