Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Saturday, June 8, 2013

Kenapa Harus Nge-blog..??

    dulu sempat meragu waktu pertama kali menciptakan akun blog ini di sekitar tahun 2008, takut kedepannya malah menuai kontroversi, namun setelah berfikir cukup lama, kubiarkan keinginanku mengalir saja. barangkali diantara seribu kejelekan yang terpanen dari tulisan-tulisan ini, setidaknya masih ada beberapa kebaikan yang sanggup menjadi pelita bagi seseorang, entah bagaimana caranya.

      ngeblog itu kan seperti diary..? ya, jika boleh meminjam istilah. blogging ini seperti e-diary bagi kehidupan modern ini, termpat curhat, tempat mengadu, tempat berbagi rasa, tempat menyampaikan pendapat, perbedaannya dengan buku diary biasa hanya masalah teknis, dan privacy, jelas tulisan yang diangkat di blog ini akan terbaca oleh masyarakat dunia. jadi komentar apapun bisa saja terlontar dari mana saja, maka setidaknya setiap catatan yang ditulis benar-benar disaring, atau setidaknya mempersiapkan diri kalau saja seluk beluk kita terbaca dengan gamplang lewat blog ini.


     namun jangan takut atau meragu untuk menulis di blog. setiap kita pasti mempunyai alasan dan sejatinya alasan yang terbaik untuk diri kita adalah tentang kebaikan itu sendiri, berikut ini beberapa manfaat blogging bagi sobat-sobat pembaca yang muncul dari pengalaman blogging saya sendiri. tentang kurang lebihnya, setidaknya menandakan bahwa penulis juga seorang manusia.

dengan blogging kita belajar untuk membuka diri

     untuk seorang introvert seperti saya, susah sekali untuk membuka diri kepada orang banyak. tentang apa yang saya rasakan, apa yang saya inginkan, apa yang saya harapkan. itu semua terlalu rapi terbingkai di fikiran saya, sehingga orang lain melihatnya datar saja, di satu sisi mungkin ada yang memberi tanggapan bahwa itu pertanda baik, karena orang melihat keadaan seperti ini terkesan seperti pribadi yang easy-going, penurut dan nrimo. padahal belum tentu apa yang orang-orang introvert tampakkan itu sama dengan yang sedang dia fikirkan. barangkali keberadaan blog benar-benar sangat membantu orang-orang seperti saya untuk sedikit mengurangi unek-unek atau beban fikiran yang ada menjadi satu karangan panjang yang pantas untuk dinikmati, 

     dari sini mungkin kedepannya akan berdampak baik, untuk melatih membuka diri di dalam lingkungan sosial, sehingga tidak selalu terkurung dalam karung kepribadian yang sanggup membuka pintu kemunafikan. meski sulit, namun kalau dibiasakan akan benar-benar terbiasa, kita paham bagaimana susahnya seorang introvert mengungkapkan apa yang sedang dia rasakan, menceritakan pengalaman apa saja yang dia pernah lewati, atau keadaan bagaimana yang dia kehendaki, oleh karena itu membiasakan diri membuka diri ini sangat membantu meski banyak yang lebih suka menumpahkan unek-uneknya lewat catatan diary.
berbagi rasa, berbagi pengalaman

     hidup ini adalah perjalanan waktu, dimana setiap detik yang bergulir akan selalu ada keadaan yang kita lewati dengan segala rasa juga problema, perpindahan tempat, usia menjadikan kita pribadi yang penuh pengalaman. maka orang yang bijak adalah orang yang selalu membagi pengalaman untuk kebaikan orang lain, tujuannya jelas, agar orang lain tidak terperosok ke lubang dimana dulu kita terperosok, dan menjadikan pengalaman kita hikmah besar yang mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih dan semakin baik.

    begitu pula dengan benturan masa dan waktu yang bergulir di hidup kita, akan selalu ada kesan dan pandangan yang tak sama antara individu satu dengan yang lainnya, maka blog adalah sarana terbaik untuk saling berbagi pendapat dan pandangan tentang segala sesuatu yang ada, sebagai langkah bijak untuk meluaskan cara berfikir kita, sehingga muncul kefahaman sudut pandang antara pemikiran yang satu dengan yang lain, bukan berarti kita mencoba mengubah prinsip yang ada, namun lebih kepada saling menunjukkan cara berfikir kita, agar nantinya masyarakat paham bagaimana sesuatu dinilai dari berbagai sudut pandang.

mengasah ketrampilan menulis.

    jujur, dulu saya paling tidak bisa menulis panjang, susah sekali mencari kata yang tepat untuk diaplikasikan kedalam satu kerangka tulisan, mungkin sekarang juga masih begitu, namun hal berbeda kurasakan ketika saya mencoba membiasakan diri saya menulis segala sesuatu yang melintas di fikiran, semakin banyak orang menilai tulisan saya, semakin banyak pula evaluasi yang saya lakukan, dan saya merasa kemampuan menulis saya semakin hari semakin baik, mungkin belum benar-benar baik namun itu sudah merefleksikan suatu peningkatan kemampuan menulis saya.

kenapa bukan facebook atau twitter??

    saya merasa menulis di blog lebih jujur dan sepenuh hati jika kita tuangkan di blog, bagaimana bisa? kita terkadang lupa bahwa manusia cenderung lebih menonjolkan sifat  eksistensinya daripada memperbaiki apa yang ada di dirinya, kalau kita mau jujur-jujuran, munkin saja kita membuat status untuk sekedar mencari sensasi, memancing banyaknya 'like' juga 'komen' dari teman-teman kita, atau kita berusaha mencari twit yang pas agar menuai banyak mention di twitter kita, sehingga sengaja atau tidak kita berusaha merekayasa apa yang ada di hati kita untuk sekedar mendapatkan like atau follower yang banyak, sedangkan di blog, kita menulis untuk berbagi fikiran, kontennya yang lebih panjang dari facebook atau twitter ini dimaksudkan agar kita benar-benar menjelaskan satu judul posting secara penuh sehingga orang-orang benar-benar paham maksud kita, bukan untuk sekedar like, tapi lebih ke berbagi pendapat ataupun pandangan terhadap sesuatu.

Kenangan yang Terindah.

    kita menulis diary di buku catatan biasanya untuk menghilangkan unek-unek dan mengukir kisah yang pernah dilalui dengan harapan tidak ada yang membaca selain penulisnya sendiri, namun untuk apa? bukankah itu berarti menjadikan karya kita, potongan hidup kita tidak bermanfaat bagi orang lain, lantas kalau kita mati, siapa yang akan mengenang kita sementara kita bukan penulis buku yang karyanya tetap ada di sepanjang rak toko buku. 

    untuk itulah blogging juga bermanfaat untuk kenang-kenangan kepada manusia lainnya dimana karya atau tulisan kita tetap ada dan terbaca sehingga nilai kebermanfaatannya akan terus ada dan mengalir.

    harapan hanya sekedar harapan, pendapatpun demikian, tiap kepala mempunyai karya fikiran yang lebih kurang memunculkan berbagai sudut pandang yang terlampau berbeda, bukan untuk memicu konflik, namun keberagaman menuntun kita untuk saling memahami dan membaiki, karena meski pandangan akan selalu berubah dan beragam, namun kebenaran tak pernah berubah. tulisan ini hanya sekedar wacana ringan yang mungkin bisa memberikan manfaat bagi anda, terima kasih sudah mau berkunjung dan membaca tulisan-tulisan sampah di blog saya :)

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--