Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Tuesday, November 13, 2012

Pengalaman Ghaib

      pengalaman ghaib pertama, adalah sebelum hari raya iedul adha kemarin, aku membeli sebuah peralatan makan biar aku bisa memasak nasi sendiri di kosan, ngirit ceritanya, termasuk di dalamnya sebuah mangkok melamin warna biru muda. seperti biasanya, aku memasak nasi trus beli lauk di warung, kalau udah kepake makan, piring-piring ku kutaruh diluar dulu biar kamar gak bau, tapi tiba-tiba aku kaget ketika aku mencari mangkuk biru ku itu dan tak kutemukan di sudut-sudut kamar. padahal toh barang-barangku paling tempatnya disitu-situ ajah. kucari-dan semakin jeli kucari, tidak jua mendapatkan hasil, saking jengkelnya aku cerita ke temen-temen kalo mangkok baruku ilang, biar yang ngambil ngerasa. ah, mungkin diambil ma ponakanku yang kamarnya tepat di depan kamarku, toh kebiasaan dia ngambil barangku tanpa ijin dan gak peka kembali, meski aku sedikit geram aku coba ikhlaskan, daripada cari masalah, ma sodara lagi, 

    
     saat lebaran qurban aku mudik, dan ketika aku balik ke kos beberapa hari kemudian, aku kaget waktu masuk kamar dan kudapati mangkukku berada di atas rak tertutup tempat lauk, aku merasa ada yang aneh karena waktu itu hampir semua tempat sudah kubongkar dan kujelajahi, ternyata mangkukku berada di tempat yang cukup mudah dijangkau, tapi mengapa kemarin gak ketemu??? yasudahlah, gak usah difikir panjang, batinku..

      pengalaman kedua, sepulangnya aku dari rumah waktu lebaran qurban kemarin, aku masih ingat dan yakin aku membawa/memakai sarung tangan saat perjalanan Kudus-Solo. sarung tangan item bagus yang ujung jarinya terbuka itu slalu kupakai kalau perjalanan panjang. dan aku masih ingat bahwa aku memakai sarung tangan itu sebelum berangkat dari rumah. tapi beberapa hari kemudian saat aku hendak p ergi ke Jogjakarta, aku kelimputan lagi mencari dimana sarung tangan itu. seisi lemari kuobrak-abrik dan seluruh celah sudah kujangkau, namun tetep aja gak kutemukan, aneh, ah, mungkin diambil ponakanku, aku pun pergi ke jogja tanpa sarung tangan.

    sepulangnya dari jogja, pagi itu aku langsung cabut ke Kudus untuk mengisi surat kendaraan yang mau habis,  betapa kaget yang lebih kaget dari kejadian ku sebelumnya, ternyata kudapati sarung tanganku berada di kamarku yang berada di kudus. aku masih berusaha berfikir logis dan menyangka kalo ini permainan keponakanku.yasudahlah.

     kejadian yang ketiga. aku masih benar-benar yakin dan mantab bahwa aku pulang ke kudus memakai hem item yang biasa kupake kalo pergi keluar. namun ketika aku mau mencucinya. hem ku tidak ada. kutanyakan ke ibu dan ponakanku yang biasa mengambil jemuran yang tlah kering, mereka bilang gak tahu..untuk kali ini aku bener2 merasa bingung..dimana hemku ini. sewaktu aku mau balik ke solo pun aku fikir, yasudahlah, aku bawa kaos saja, mungkin hemnya keikut ma pakaian kakak.
 
     jreeengg,,,aku benar-benar gak percaya, sewaktu aku sampai di solo aku mendapati hem itemku menggantung di gantungan belakang pintu..dan kali ini aku merasa yakin bahwa ada yang tidak beres. mungkin di kos ini..

     kejadian serupa pun terjadi pada redho, teman kamar kosku, dia sudah yakin dan masih inget betul kalau dia telah membayar uang kos sebesar 500rb, dan dia juga masih ingat ketika menanda tangani pembayaran tsb, tapi dia kaget bukan main ketika dikasih tahu pengurus kos kalau bayar kosnya baru 200 ribu, dan di buku pembiayaan juga bener2 ada bukti bahwa dia baru membayar 200rb. aneh bukan..

     untuk hal-hal diluar kasat mata seperti ini mungkin harus lebih hati-hati untuk disikapi karena rentan sekali terhadap trik-trik yang menjerumuskan pada kesyirikan, jadi kita yakini sajalah bahwa memang ada hal ghaib diluar sana. namun semuanya tak akan erjadi melainkan dengan kuasa juga izin ALLAH. (wallahu a'lam bishshowab)

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--