Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Monday, June 11, 2012

secercah harapan untukku bangkit

   ada yang ganjil ketika sedikit aku mereview beberapa langkah perjalanan hidupku ke belakang, suatu kondisi yang sebenarnya tidak ingin aku alami dan rasakan, namun bagaimanapun, aku tlah mengalaminya, stagnasi. ya, sebuah kekacauan kecil yang berdampak sangat besar bagi hidupku, bagaimanapun juga, seorang perfeksionis akan mati dengan sangat tragis dihadapan sebuah pesimis. seharusnya aku menjadi raja bagi diriku sendiri, yang akan membawa semua yang ada dan semua yang di sekitarnya menjadi lebih baik dan semakin baik, namun sampai sekarang ini aku masih merasakan ini hanya sebuah nominal presentasi 0%.

     hidup tak selayaknya dibuat bimbang seperti ini, meskipun aku sendiri sadar bahwa sang waktu tetap berlari mengejar huluanya, nyawa pun ikut terhempas sedikit demi sedikit menepati janjinya pada Sang Maha Raja. berbagai upaya dan kendala kucoba amati, hadapi, namun sulit untuk melakukan, stagnasi begitu ngeri di hadapanku, mati. seolah diriku raga kehidupan tanpa arti.

    aku pernah mendengar temanku berbicara tentang masa depan, mengukir hijaunya imajinasi sebuah khayalan tak terbatas akan keadaan beberapa tahun kemudian. aku pernah melihat temanku bermandikan keringat dengan kepala menyernyit berat, menghadapi proses perjuangan dalam mewujudkan khayalannya tersebut, dan aku terdiam, meskipun kurasakan mereka semakin berputar disekitar tubuhku, menerorku dengan prestasi dan pencapaian yang telah dijangkaunya, namun kenapa aku harus berfikir demikian, padahal kata-kata mereka padaku adalah kata-kata indah yang tersadur dalam sebuah nasihat. ucapan-ucapan mereka keluar dalam ikatan persahabatan, mereka selalu memotivasiku dengan cara yang berbeda, dan itulah persahabatan.kenapa aku harus benci, kenapa aku harus menjauhi, itu hanyalah syetan yang mencoba berdekatan dengan ku agar aku nyaman dengan stagnasi ini.


     tidak, jangan...mulai sekarang aku harus kembali menjadi yang terdepan...stagnasi ini harus kubuang jauh, meskipun ribuan jalan kan kutempuh, dengan ratusan teknis yang kuambil secara acak, aku tidak perduli. dan hari ini, adalah hari ke 5 aku membiasakan diri, bangkit meskipun terasa sunyi. dan semoga, aku mendapatkan apa yang aku cita-citakan, meski jauh terlambat, meski tak begitu memuaskan, namun aku merasa bahwa, hidup ini memang benar cobaan..bismillah

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--