Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Thursday, May 24, 2012

Di Sela Kultum Puasa Sunnah

      seperti biasanya, di masjid Abu Bakar Gonilan dekat tempat kosku, setiap senin dan kamis, selalu diadakan kultum rutin sehabis shalat maghrib, yang mengisi adalah bapak-bapak warga masjid. lumayan lah, itung-itung nambah ilmu dan pahala, karena akhir-akhir ini aku jarang sekali ikut pengajian mingguan. 

        kali ini sang pembicara yang entah siapa namanya itu membahas bab puasa sunnah, dengan semangat yang menggebu-gebu beliau menjelaskan tentang macam-macam puasa sunnah, sebab musababnya, dan manfaat serta pahala yang dijanjikan Allah mengenainya, dengan sedikit fokus namun nyantai aku mencoba mendengarkan untaian kata-perkata yang muncul dari mulut sang bapak. puasa sunnah, mendengar kata itu tiba-tiba fikiranku kembali menerawang jauh, mengukir sebuah imajinasi khayalan juga doa akan mendapatkan keadaan seperti itu di masa depan.


      ya, aku membayangkan suatu saat nanti ketika aku sudah menikah, dan tinggal berdua saja di sebuah rumah kecil atau hanya sekedar rumah kontrakan. aku ingin mencoba membiasakan puasa senin-kamis dengan istriku, malam-malam bangun dan makan sahur berdua, kemudian dari pagi sampai sorenya puasa berdua, karena memang jarang orang yang mengamalkan puasa sunnah ini. lalu sorenya jalan-jalan berdua sembari menunggu waktu berbuka, mungkin aku membayangkannya minggu-minggu kita selalu berasa seperti bulan Ramadhan. apalagi ketika berbuka puasa berdua saja, tanpa ada orang yang mengusik bahkan mengetahui puasa kita. rasanya seperti dunia milik kita berdua.dan rutinitas itu terus dan selalu kita tunaikan tanpa jeda.

       sampai mungkin beberapa tahun kemudian kita dikaruniai seorang, dua orang, bahkan banyak anak. ketika anak pertama mungkin bertanya mengapa umi dan abi tidak ikut makan sama dedek kalau hari senin dan kamis?, lalu kami menjelaskannya dengan penjelasan dan didikan yang baik, lalu mula-mula sang anak ikut makan sahur dan berbuka meski belum ikut berpuasa, lalu kelama-lamaan dia ada keinginan untuk mengikuti umi dan abinya berpuasa sunnah meski hanya puasa sampai dhuhur, lalu beranjak besar dia sudah terbiasa ikut berpuasa senin kamis tanpa disuruh. bayangkan betapa bangganya kita ketika anak kita sudah bisa rutin berpuasa sunnah ketika teman sebayanya belum bisa puasa penuh di bulan Ramadhan.

       lalu ketika muncul adik kedua, ketiga dan adik-adiknya yang lain, sang kakak mulai mengajak adik untuk bersama menunaikan puasa senin kamis. sahur bareng meski masih kecil-kecil, dan mengajak jalan-jalan sebelum waktu berbuka, wah, pastinya ada perasaan yang lebih daripada perasaan keluarga lain. ketenangan, kesejukan, dan ketentraman hati yang didasari oleh ketaatan kepada Allah, entah bagaimana aku membayangkan perkembangan anak-anak jika didikannya seperti itu, sungguh luar biasa.

     dan saat kita sudah menua nantinya, anak-anak kita menikah dan mempunyai anak, lalu mereka juga membiasakan hal itu pada anak-anaknya, subhanallah. aku yakin meskipun keluargaku bukan keluarga yang berlimpahan harta, kebahagiaanku akan melebihi itu semua, mengingat keluarga besarku yang seperti ini saja, aku bersyukur ketika mendapati orang-orang yang tidak akur dengan keluarganya..ya Allah kabulkanlah doa hamba.

       harapan hanyalah sebuah harapan, karena keadaan seringkali memaksa kita untuk mengubur puluhan harapan menjadi kenangan. aku hanya berharap setidaknya dikasih kesempatan dan kemudahan, karena disela-sela keinginan ada jawaban dari Allah kepada hambaNya yang dicintainya. maka aku berusaha agar Allah mencintaiku. bagaimanapun caranya.

     aku juga berharap semoga yang membaca tulisan ini pun mencoba mengamalkan nya. mencoba membiasakan suatu kebiasaan dalam rangka ketaatan kepada Allah, yang jarang sekali orng-orang melakukan, di dunia sungguh tak terkira manisnya hasil dari itu semua, apalagi di akhirat nanti..semoga kita diberi kemudahan dalam mengaktualisasi harapan-harapan ini, dan semoga menjadi kenyataan, berhasil, dan Allah meridhoi..amien ya Rabbi ^^

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--