Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Thursday, February 9, 2012

Antara Cinta dan Realita

          pernah suatu ketika aku tertarik dengan seorang akhwat, dia teman kuliah seangkatan, namun tidak saling mengenal, meskipun juga kita pernah satu kelas dalam suatu mata kuliah. dia adalah seorang akhwat yang anggun, dan baby face, mungkin hal itu yang berhasil menggelitik sisi kemanusiaanku, dan ada beberapa hal lainnya yang begitu membuatnya benar-benar seperti seorang bidadari, akhlaqnya sangat santun dengan tipikal lembut juga penyayang, serta tidak begitu banyak bergaul, dan satu lagi, cerdas, ikhwan mana coba yang tidak terdorong hati untuk mengambilnya sebagai pendamping hidup,  dan memang pada kenyataannya banyak sekali ikhwan yang mencoba berta'aruf dengan si akhwat tadi, ikhwan pergerakan lagi. namun sebagaimana seorang putri, si akhwat ini pun juga pasang rating tinggi tentang kriteria calon suami yang diidam-idamkannya, walhasil banyak yang ditolak karena memang belum cocok, maklumlah. dan aku tidak mau mencoba untuk berta'aruf dengan dia, takut menjadi korban sakit hati karena tertolak.hehe. yah, maklumlah. semoga dia mendapat pasangan seperti apa yang dia inginkan.amin.

         cerita saya tadi hanya sebuah prolog dari tema yang akan kucoba jelaskan dengan bahasaku yang terkesan sedikit rumit, yaitu cinta dan realita. kita semua sadar bahwa cinta sangat berpengaruh di dunia ini, betapa karena cinta seseorang mampu melakukan sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya, betapa cinta dapat mengukir sebuah senyuman, dapat pula memeras wajah hingga sayu dan penuh tangisan. cinta berawal dari sebuah ketertarikan, karena dari ketertarikan itu seseorang merasa terdorong untuk mengungkapkan rasanya itu, rasa ingin memiliki dan rasa untuk berbagi kehidupan bersama. biasanya akan menimbulkan fikiran-fikiran kekosongan tentang yang disukainya itu, melamun, berimajinasi, menulis puisi, dan banyak lagi. namun ketika kita kembali kepada realita yang ada, mungkin kita tidak menemukan perempuan seperti apa yang kita lihat di tivi-tivi, merasakan keromantisan seperti di film-film, atau mempunyai cerita cinta seperti di sinetron-sinetron. terkadang kita harus membedakan antara imajinasi dengan keadaan realita manakala itu menjadi sebuah pengaruh dalam hidup kita, sebagai permisalan adalah kisah cinta yang ada seperti ini.

          jika anda sedang jatuh cinta, mungkin rasa ketertarikan yang anda miliki tidak sepenuhnya disalahkan meskipun terkadang benar-benar merumitkan kehidupan anda yang sebelumnya baik-baik saja, gejolak hati, perasaan yang tak menentu, itu mungkin akan semakin membuat anda harus bergerak untuk memperlihatkan bentuk perasaan anda kepada si dia, mencoba mengungkapkan rasa yang selama ini selalu bergemuruh dan berombak. mencari cara dan mencari waktu yang tepat untuk mencoba berkomunikasi dengannya, berharap dengan melihat si dia, gemuruh hati mereda, namun ternyata tidak. itu semua karena pada dasarnya rasa ketertarikan itu hanyalah sugesti yang ada pada diri anda, dengan dukungan dari luarnya, senyuman sederhanapun bisa disalah artikan dengan adanya sugesti itu, itu semua terjadi karena tembok hati andabegitu rapuh, sehingga seringkali hal yang biasa terlihat begitu menakjubkan. mungkin terasa begitu menyenangkan, namun percayalah, dalam urusan hati hanya ada dua akibat yang terjadi jika anda berani membukanya, bahagia, atau nestapa.

          mungkin rasa bahagia yang begitu hebat akan menyinari wajah kita sebagai efek dari diterimanya cinta kita pada seseorang yang kita sukai itu, sebagaimana ceritaku diatas. mungkin aku akan melonjak-lonjak gembira jika khitbahku diterima oleh akhwat itu dan akhirnya menikah dengannya. wah, membayangkan bagaimana bahagianya pun terasa sulit untuk diterawang di fikiran, namun bagaimana kalau seumpama cinta kita ditolak mentah-mentah, aku rasa itu akan lebih menyakitkan daripada terinjak duri di jalanan, melihatnyapun menjadi penuh dendam dan kemarahan, yang sebelumnya berteman biasa, sekarang untuk tersenyum menyapanya pun terlihat begitu susah. akhirnya malah mendulang dosa dan mengotorkan hati. itulah yang terjadi tatkala kita tidak benar-benar menjaga hati kita. tidakkah anda percaya bahwa sekuat apapun pria itu, hatinya akan terus berbicara dengan kelembutan. jagalah hati anda, agar terus bersih dan penuh ketenangan.

           terkadang rasa nekat untuk mengungkapkan rasa pada seseorang menjadi begitu pentingnya dengan berfikir bahwa jika tidak segera melakukan itu, mungkin dia akan diambil orang lain.ketakutan-ketakutan seperti itu sungguh sangatlah wajar, itu bagian dari sifat-sifat orang yang lagi jatuh cinta. takut kehilangan. namun, sudah yakinkah anda bahwa itu adalah jodoh anda,? sedangkan jodoh adalah sesuatu yang tidak bisa ditangkap oleh indera dan fikiran.mungkin jawabannya adalah karena sosok itu telah merasuk dalam sanubari anda dan tidak bisa dikompromikan lagi. ya..ya..ya..tapi tidakkah anda meragu bahwa yang ada di hati anda sekarang adalah bisikan, bukan perasaan? nah, lalu bagaimana cara membedakan itu bisikan atau perasaan?

            jika getaran hati yang muncul ketika anda melihat dia itu berasal dari indera anda, maka itu bisikan, namun jika getaran yang muncul itu karena perasaan yang tiba-tiba meluap gitu saja, maka berbahagialah, karena muungkin dia jodoh anda. aku mencoba membedakan antara indera atau perasaan karena syetan slalu berada dipintu indera anda untuk membisiki anda dengan sesuatu yang menyenangkan namun buruk. dengan kecantikannya membuat anda terpesona, dengan suara lembutnya anda tergila-gila, dengan senyumannya, sentuhannya, perhatiannya. menangislah,,,karena itu sebuah permainan syetan. tidakkah anda marah ketika anda sadar bahwa anda sedang dipermainkan oleh syetan, pasti anda marah, namun kenapa dalam masalah ini anda merasa fine-fine saja dipermainkan oleh syetan, karena hati anda sudah ditaklukkan.

            berbeda jika perasaan anda sepenuhnya terjaga, bashirah (mata hati) anda akan selalu mengarahkan kepada kebenaran. rasa gemuruh  di hati menunjukkan bahwa Allah sedang memberi pertanda bagi anda, untuk bergerak dan mencari tahu, apa maksud dari pertanda itu. itulah kenapa orang yang sulit jatuh cinta, kekuatan cintanya begitu besar ketika dia menemukan cintanya, meski dia tidak tahu bagaimana itu romantis, bagaimana cara membahagiakan pasangan, namun dia slalu melakukan semuanya dengan baik tanpa belajar, karena dia mengikuti tanda-tanda atau instruksi dari Tuhan. karena dia slalu berada dalam jalan kebenaran, sehingga dia berkembang menjadi natural person yang benar-benar mantab, penuh cinta, penuh tanggung jawab, tidakkah anda ingin menjadi dan memiliki pasangan seperti itu, kuncinya adalah yakin, dan penuh tawakal.serta sabar, karena tanpa kesabaran kita tidak akan sampai pada titik puncak kebahagiaan, percaya atau tidak, kebahagiaan yang ditawarkan Allah terselip diantara ratusan ujian-cobaan yang melingkar disekelilingnya, sehingga ketika kita sanggup melewati ujian-ujian itu, kebahagian akan kita rasakan lebih dari yang kita bayangkan, simpelnya, bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian, sebuah hukum alam yang akan selalu ada. percayalah.

             ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang sedang jatuh cinta ketika dia berdoa kepada Tuhannya, yaitu dia berdoa supaya orang yang disukainya benar-benar menjadi pasangannya di dunia, mungkin itu sah-sah saja, namun jika kita mau mencoba berfikir lebih mendalam lagi, apakah orang yang kita sukai itu pantas untuk kita,cocok untuk kita dan  benar-benar menjamin kebahagiaan ke depannya? ataukah ternyata Allah sudah memilihkan calon yang lebih hebat dari yang anda sukai untuk anda, namun Allah merubahnya dan mengabulkan doa anda tadi, benar-benar masalah. maka seharusnya ketika kita berdoa tetaplah berdoa untuk mendapatkan pasangan yang terbaik buat kita,siapapun itu.

                   jika engkau cinta, maka menikahlah,tinggalkan jauh sikap pacaran yang tidak gentle, jadikan cinta itu jaminan dari Allah akan kebahagian dunia yang ditawarkanNya untukmu di dunia, jangan sekali-kali engkau memadu cinta di jalan yang tidak Allah suka, ingatlah bukan orang tua mu yang menjodohkan dan merestui hubungan kalian, namun Dia, hanya Dia..Dia yang mensetting jalan cerita cintamu, Dia yang mengamini doa-doamu, dan dia yang memberikan hadiah terindah dalam hidupmu, seorang bidadari, lalu pantaskah engkau mencuri jalan untuk merangkai cintamu dengan sesuatu yang tidak disukaiNYA? lantas bagaimana engkau memperoleh sakinah, mawaddah, warahmah jika yang memiliki tak merestui. indahkanlah si dia dihadapan Rabbmu, bagaimanapun dia, itu yang terbaik buatmu, bukan berarti yang buruk itu akan memburukkanmu, dan bukan berarti yang baik itu akan membaikkanmu, terkadang Allah membuatmu melebarkan pandangan agar engkau paham apa yang ada dibalik keputusanNYa. sinarilah hatimu dengan pesona keimanan, agar cintamu terukir dalam-dalam di hatinya, dan Allah menjagakannya untukmu.

    mari sejenak renungi diri kita dalam-dalam, dengan sepenuh kesadaran diri, bagaimana cinta kita bersemi hakiki..pahamilah, sebelum cinta di hati kita melebur oleh hitamnya dosa dari sebuah pelampiasan rasa, sebelum nurani kita tertukar dari cinta yang entah dari mana asalnya, dan kepada Sang Maha Cinta, titipkanlah mahar itu dengan penuh kepasrahan. berharap apa yang dikaruniakan adalah yang terbaik dan terhebat. amien.

1 comments:

outbound training di malang said...

kunjungan ..
salam sukses selalu ..:)

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--