Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Sunday, January 8, 2012

Stand Up Comedy

   Baru-baru ini rakyat Indonesia digemparkan dengan salah satu komedi bergaya baru, yaitu stand up comedy. dan diharapkan bisa dijadikan hiburan alternatif bagi rakyat indonesia yang kata para komikers terlalu sensi dalam berinteraksi. komedi berdurasi antara 15 sampai dua puluh menit yang dilakukan beberapa komikers secara bergantian dalam satu acara ini memang pantas diacungi jempolan. dengan didukung karakter dan penyampaian kata-kata yang memiliki khas tersendiri membuat penonton begitu terhibur bahkan tertawa terpingkal-pingkal.


Stand up comedy, sebagaimana namanya, humor singkat berupa sebuah banyolan modern yang disampaikan para komikers dengan berdiri (meskipun tidak harus berdiri, bisa sambil tidur atau guling-guling) dengan pembawaan mereka yang khas ketika mengungkapkan beberapa issu yang menarik dan lucu untuk diperbincangkan. sebagaimana yang sering dipertunjukkan oleh bang Pandji dan Raditya Dika, tokoh pentolan yang sering terlihat di acara-acara stand up comedy.

ada beberapa hal yang membuatku tertarik dengan stand up comedy ini:

yang pertama adalah komedi ini bersifat singkat, jadi para penonton tidak dibuat bosan oleh tingkah para komik yang terkadang datar kalau kehabisan ide, karena setiap komik mempunyai karakter sendiri-sendiri dan pastinya tidak semua penonton mempunyai selera humor sebagaimana yang disampaikan oleh komik tersebut, simpelnya, enak dinikmati.

yang kedua, humor ini fresh dan renyah, karena para komik membawakannya dengan bahasa yang begitu unik dan menarik, memunculkan suatu konsep humor yang tidak sama dengan humor yang biasanya, lebih ke permasalahn sehari-hari, mungkin kerenyahan terasa karena jatah stage yang begitu pendek untuk para komik ini melucu, sehingga setiap pembicaraan slalu sampe ke titik kelucuan.

yang ketiga, sensitif dan kreatif membahas permasalahan atau isu-isu yang ada, yang bahkan sesuatu yang remeh dan kecil, tidak pernah terlintas di fikiran kita sebelumnya, namun ternyata bisa diungkap menjadi suatu kelucuan tersendiri. mengajak penonton untuk tidak hanya menikmati humor yang disajikan namun juga mengajak mereka berfikir aktif dan logis, misalnya dalam legalisasi ganja, bagaimana seorang pandji mengajak berfikir tentang perbedaan bahaya rokok dengan ganja. atau kata-kata konyol Raditya dika tentang kegilaan-kegilaan pacaran.

yang keempat, kritis. jika kita melihat bagaimana para komik memunculkan isu-isu yang ada dengan mencoba meniru tokoh-tokoh tertentu dengan segala perkataan dan gesture nya seperti saat pandji berubah menjadi seorang Mario Teguh, ataupun meniru adegan SBY yang sedang berpidato, membedakan antara kebijakan-kebijakan pemerintah dahulu dengan yang sekarang dengan gaya humor khas para komik, itu memicu para penonton untuk mencoba mengenali isu-isu yang ada untuk diperlihatkan ke teman-teman seperti para komik tersebut. dan sebaiknya para aparatur tidak perlu mempersoalkan jika dalam hiburannya menyinggung-nyinggung soal kebijakan atau pemerintahan, karena ini hanyalah sebuah humor.

aku yakin acara seperti ini akan menjadi tren bagi masyarakat indonesia yang mempunyai selera humor tinggi. sebenarnya acara stand up comedy ini pertama kali hanya diadakan di cafe-cafe di jakarta, kemudian melebar dan berkembang sampai terakhir kita bisa melihatnya di metro tv. bagus sekali..lambang kekreatifan anak muda indonesia, hanya saja aku kurang setuju kalo dalam komedi itu melibatkan acara menjelek-jelekkan orang, atau membahas hal yang kurang sopan, karena aku yakin masih ada isu-isu 'aman' yang bisa diungkap dengan penuh kelucuan di acara ini.

semoga itu benar-benar menjadi hiburan alternatif bagi rakyat indonesia, tapi jangan lupa ibadahnya yee....

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--