Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Friday, January 6, 2012

Mendirikan Panti Asuhan

    maghrib tadi seperti biasanya aku berangkat ke masjid jalan kaki bareng temen-temen kos yang lain, di tengah perjalanan kami menjumpai mobil Toyota Fortuner putih mengkilap parkir di pinggir jalan, spontan kami membicarakannya. jujur aku tertarik dengan jenis mobil ini, karena selain pas buat keluarga, mobil ini juga tangguh, dapat di bawa kemana-mana. aku berharap suatu saat memilikinya.

    setelah kejadian tadi, entah kenapa fikiranku kembali menerawang ke ingatan masa lalu, ya,,,andai boleh berharap dan berandai-andai, dulu aku mengimpikan menjadi seorang yang sukses dan kaya raya. lalu aku membeli satu lahan yang sangat luas sekali,. dan aku membaginya menjadi dua bagian, satu bagian untukku membangun rumah yang indah dan sangat nyaman buat keluargaku, dan satunya lagi. aku ingin mendirikan sebuah panti asuhan yatim lengkap dengan mushalla dan pondok pesantren.

   mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa harus panti asuhan yatim, tidakkah membangun masjid atau shadaqah lainnya kan sudah cukup, atau mungkin kamu bertanya tanya, kenapa hanya panti asuhan yatim, tidakkah kamu memikirkan ummat?

   ya, aku menyadari bahwa aku bukanlah serorang yang mempunyai tingkat intelektualitas yang mumpuni, sehingga paling tidak dengan ijin Allah aku masih bisa memperjuangkan masalah ekonomi. dan satu hal lagi kawan, engkau tidak tahu bagaimana aku sangat merindukan untuk mencapai hal ini karena aku mempunyai alasan yang kuat:

yang pertama, aku sangat terkesan dan benar-benar tergiur oleh hadits Rasulullah saw :

Rasulullah saaw bersabda, “Aku (Muhammad SAW) dan pengasuh anak yatim kelak disurga seperti dua jari ini (Rasulullah SAW menunjuk jari telunjuk danjari tengah dan merapatkan keduanya)”. (HR Bukhari)

    tidakkah kamu juga tergiur kawan, bagaimana tidak, di syurga nanti hanya ada beberapa golongan yang didudukkan bersama Rasulullah saw, yaitu kalangan syuhada, ulama, dan para pecinta anak yatim. mana diantara ketiga tadi yang paling mudah namun sama menguntungkannya? right..!!! merawat dan mencintai anak yatim, itu benar-benar suatu kemuliaan di dunia yang akan diikuti dengan kemuliaan di akhirat.
alasan yang kedua, dengan menyatukan keluargaku kepada anak-anak emas ini, aku hendak mendidik keturunanku agar memiliki jiwa sosial tinggi, memiliki kerendahan hati dan menjadikan alat buat mereka bermuhasabah diri, agar tidak terlena dengan kekayaan yang kumiliki sebagai orang tua nantinya. bayangkan jika anak-anakku nanti bisa bermain bersama mereka tanpa memandang status atau kasta, bukankah itu hebat kawan, dimana lagi kita akan menemui tempat pendidikan sosial dan karakter yang terbaik buat anak-anak kita selain di tempat anak yatim. subhanallah..

   alasan yang ketiga, kita mungkin sudah paham bahwa setiap manusia pasti membawa potensi masalah dimana-mana, kawan. dan terkadang masalah itu terlalu menyakitkan sehingga dapat melupakan jati diri yang ada, kita lupa Tuhan, kita lupa keluarga, kita lupa diri kita, yang biasanya berujung pada pengrusakan diri dan pengrusakan agama kita, mabuk-mabukan, narkoba, keretakan rumah tangga. nah, setidaknya dengan berkumpul dan bergaul dengan anak-anak emas ini aku bisa melepaskan kepenatan juga berbagai masalah yang ada dengan cara yang baik lagi menguntungkan. cobalah misalnya kita mengajak mereka bertamasya bersama-sama, itu tidak hanya akan membuat kita fresh, namun juga menambah keridhoan Allah kepada kita, dan kamu tahu apa akibatnya,kawan?? kita akan dipermudah Allah dalam melewati segala problema hidup ini, menyenangkan bukan?

   alasan yang keempat, pernahkah kita membayangkan bagaimana dahsyatnya akhirat itu kawan? membayangkan bagaimana ekpresi kita saat mengetahui amalan kebaikan kita ternyata kalah banyak dengan dosa-dosa yang ada ?? neraka,ya...itu adalah ancaman yang paling mengerikan bagi kita. lebih-lebih apabila kita memperhatikan amalan kita sendiri setiap hari, pasti kita tersadar bahwa dosa yang kita lakukan lebih banyak daripada kebaikan yang kita kerjakan.apalagi umur kita terbatas, nah loh, bagaimana lagi solusinya selain dengan shadaqah jariyah, shadaqah yang pahalanya mengalir tak putus-putus meski kita telah meninggal, dengan membekali mereka dengan ilmu-ilmu agama juga skill yang mumpuni, setidaknya apabila benar-benar disertai keikhlasan, pahala kita akan mengalir begitu deras kawan, belum lagi saat nasehat-nasehat kita masuk dalam sanubari mereka, lalu ketika mereka besar dan menjadi orang-orang hebat mereka meneladani dan menjalankan nasihat-nasihat kita, belum lagi dengan doa-doa mereka yang sangat disayangi ALlah, apa tidak bercabang-cabang dan semakin bercabang bunga pahala yang masuk ke tabungan akhirat kita???. subhanallah,,jika kalian pernah membayangkan bagaimana keuntungan MLM itu, ini lebih dahsyat dan tidak ada bandingannya.

   jadi, teknisnya nanti insyaAllah rumah dan panti asuhan akan dipisah dengan tembok (privasi tetap privasi), namun diberi pintu masuk ditengahnya, jadi aku dan keluarga bisa kesitu tanpa harus mutar melalui pintu depan. di panti asuhan itu akan ada beberapa pengasuh dan pengelola panti,ada pondoknya untuk belajar agama selain sekolah pagi, kemudian ada perlengkapan untuk mengolah keterampilan, ada ruang utama yang luas untuk kita berkumpul dan pertemuan, ada ruang belajar, ruang makannya juga dibuat terpisah kemudian di depannya ada mushalla untuk shalat berjamaah dan melatih mereka untuk berdakwah (ceramah, khotbah, imam dll). di depan panti ada halaman beserta taman yang luas sehingga mereka tidak jenuh di dalam panti.

   bayangkan jika anak-anak emas ini tumbuh menjadi pribadi muslim yang kuat agamanya lagi mumpuni daya intelektualitasnya, dan semua itu atas kerja keras kita..ckckck....mungkin suatu saat kita mendapati mereka berdiri kokoh ditengah ummat sebagai seorang pemimpin yang sholeh, pengusaha yang dermawan, pendidik yang tulus, wah sudah gak terbayang lagi betapa bangganya kita....subhanallah..

    harapan tetaplah harapan, semoga para malaikat mencatat lalu mengadukannya kepada Allah untuk dikabulkan, aku berharap kalaupun aku tidak sanggup menjadi orang sukses, semoga aku dikaruniai istri orang sukses, setidaknya aku dapat menjadikannya penghubung untuk merealisasikan investasi akhirat ini, jika ada yang sinis kalau aku mencari istri yang kaya, ingatlah, Rasulullah dipertemukan dengan khadijah agar bisa membantu dakwah rasulullah dengan kekayaan dan kebesaran hatinya,,,,Allahumma ya Rabb...kabulkanlah permohonan ini karena tidak semua hambaMU yang engkau lebihkan memiliki hasrat mulia seperti ini,,

semoga orang yang membaca ini, lebih-lebih yang tlah dahulu sukses dan mempunyai kekuatan ekonomi, terinspirasi atas tulisanku ini dan merealisasikannya dengan benar-benar meniatkannya pada Allah,amien ya Robbal Alamien...^^

2 comments:

YouRha The X_PloReR said...

amiin..ya rabbal alamiin..

semoga niat mulianya terwujud
impian saya seh, pngen pnya panti juga. Tapi isinya gag ank yatim aja..semuanya deh. yatim piatu jga bisa, anak telantar, apalgi anak hsil hubungan gelap yg gag tw spa orang tuanya. kdang suka dibuang di tong sampah, selokan, kardus..kasihan bgtz..

Darkness Prince said...

ya...kan namanya doank panti asuhan yatim,,tapi jelasnya semua bisa masuk.... amien ya Rabb ^^

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--