Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Friday, December 9, 2011

remaja dan cinta monyet

   Masa remaja memang masa yang luar biasa dan teramat mengasyikkan, karena pada masa pubertas ini, seorang anak tumbuh dalam perkembangan yang nyata di dalam perjalanan hidupnya. mengalami perubahan drastis yang membuatnya merasa berbeda dari sebelumnya. seperti perkembangan fisik dengan hal-hal baru yang membuatnya sering bertanya-tanya, membuat mau tidak mau menggerakkan psikisnya untuk merespon perubahan fisiknya dengan berfikir secara matang, 


    meskipun pada mulanya hanya sebatas mengenal kehidupan mereka dengan sudut pandang pemikiran yang baru. itulah kenapa para remaja seringkali ingin mencoba dan bermuka (menampakkan dirinya di depan umum), itu karena rasa ingin tahunya yang kuat sekali dan rasa ingin mencoba yang tiada batas. maka seharusnya sebagai orang tua atau kakak kita jangan asal melarang mereka untuk melakukan sesuatu meskipun itu negatif, karena itu malah membuat mreka akan semakin nekat melakukannya, bangunlah kesadaran dan pola fikir yang logis serta komunikasi yang baik sehingga mereka dapat mengerti dan memproteksi diri dengan fikirannya sendiri. seperti sex, narkoba, tawuran. itu hal-hal yang sangat rawan terjadi diantara mereka, karena satu alasan, rasa ingin tahu yang tinggi.. 

   diantara perubahan-perkembangan fisik pada masa-masa pubersitas adalah seperti dada membidang, suara memberat, munculnya jakun, kumis, dan juga mimpi basah sebagai konsekuensi pematangan sistem-sistem hormonal pada pria, sedangkan pada wanita biasanya berkembangnya payudara, dan menstruasi. sedangkan secara psikis remaja pada umumnya mulai merasakan dan menyadari keberadaannya ditengah sosial sebagai bagian dari masyarakat yang secara utuh menyebabkan adanya penyesuaian diri secara personal maupun interpersonal, seperti mendandani dirinya, menjaga sikap juga perilaku, dan mulai menggunakan perasaan serta pemikirannya dalam setiap keadaan yang dialaminya meskipun dalam  perkembangannya hal itu berjalan begitu lambat untuk sampai pada titik kedewasaan.

    seringkali remaja mengalami awal-awal keremajaannya dengan full uncontrolled alias tak terkendali, pemunculan emosi yang begitu labil dengan keinginan untuk diakui dan dimengerti serta rasa ingin tahu yang tinggi menyebabkan dia cenderung mencoba hal-hal yang negatif. seperti merokok, tawuran, nge-geng, menonton film porno,dll, itulah mengapa dalam islam pendidikan karakter mulai ditekankan di masa-masa ini, agar remaja islam mulai terbentuk jadi diri secara islami dan benar-benar terproteksi dari hal-hal yang negatif. fase keremajaan adalah fase munculnya berbagai potensi menakjubkan, jika tidak dituntun dengan benar dapat mengakibatkan kegagalan pembentukan karakter dan tidak terarahnya penyaluran potensi, yang akhirnya membawa dampak yang buruk untuk masa depannya.

    masa-masa remaja tak pernah jauh dari yang namanya cinta, ya, tidak ada yang menafikannya. setiap remaja pasti mulai mengenal dan merasakan cinta disaat dia mulai meremaja, dengan pemahaman dan penyikapan yang belum sempurna. remaja mengalami perkembangan psikis dan hormonal dengan membangun sebuah dunia sendiri sebagai ruang imajinasinya. itulah yang membuat para remaja sekarang tidak jauh dari dua hal,  musik, dan diary. musik sebagai alat untuk menguatkan perasaan  yang sedang dialaminya, dan diary untuk meluapkan segala apa yang ada di hati dan fikirannya.dan kesemuanya itu berujung pada sebuah perasaan baru, yaitu cinta.

    mungkin terbesit suatu tanda tanya mengapa cinta pada masa remaja ini disebut cinta monyet, kenapa tidak cinta nuri atau cinta fitri (itu mah nama sinetron ;D). mungkin karena monyet adalah binatang yang lincah dan juga usil jadi pas buat dijadikan jargon cinta monyet ;D. entahlah, yang jelas rasa suka yang dialami remaja biasanya diawali dari perubahan pandangan terhadap lawan jenis, dulu yang berasa biasa-biasa saja menjadi sangat berbeda ketika berkomunikasi atau dekat dengannya, lalu mulailah hati memainkan peran atas perasaan yang selalu dipengaruhi oleh faktor-faktor luar seperti perhatian, ketertarikan, interaksi. juga dari faktor dalam berupa keyakinan hati untuk menerima dan memberikan respon dari lawan jenis. yang pada akhirnya terproklamasikan sebuah permulaan kisah yang mereka baru mengenalnya sebagai 'cinta'

    cinta monyet, yah. cinta yang masih tersimpulkan oleh rasa malu-malu ketika dilihat orang bahkan kepada  pacarnya sendiri, cinta yang tidak terlalu lekat dengan kedewasaan dan tanggung jawab, hanya sebatas penyaluran rasa sayang dan kebahagiaan hati sebagai pasangan kekasih. masih serba takut. backstreet dan masih sering putus nyambung atau malah gonta-ganti kekasih, benar-benar tidak ada orientasi masa depan.

    Namun bagaimanapun, tidak ada yang menafikan bahwa cinta monyet ini sungguh luar biasa asyiknya. Karena itulah pertama kali cinta hadir dan bersemi di hati seorang remaja.Malu-malu, curi-curi pandang, cari-cari perhatian dengan sms atau kirim-kirim surat. Itu memang hal yang sangat mengasyikkan. apalagi jika berpapasan dengan orang yang ditaksirnya, berasa dag-dig-dug di dada. jika berhasil jadian. Bahagianya sungguh tak terkira. sayang-sayangan lah, belagak puitis lah, meskipun  lari saat kepergok orang tua pacarnya, ujung2nya dilampiaskan ke buku diary,hahaha,,hayoo ngaku... :-D

      Sebenarnya itu semua tidaklah salah dan benar-benar manusiawi, namun hal-hal semesti ini harus benar2 disaring dan diarahkan sedemikian rupa agar potensi2 positif masa remaja tidak beralih menjadi benih negatif yang malah berakibat buruk terhadap masa depan mereka. Contoh saja budaya pacaran monyet seperti ini. Kalo kita benar benar mengerti sejarahnya pastinya kita rame-rame mengacungkan jari kita ke arah barat. Yah,orang-orang baratlah yang meracuni fikiran orang timur dengan budaya amoral yang lama-lama dijadikan tren anak-anak muda sekarang. menjauhkan ummat islam dari karakter aslinya. entah kenapa selalu ada kata terlambat untuk menyadari bahwa budaya-budaya barat adalah racun yang menyesatkan generasi islam, namun tidak segera berbenah diri. karena mental ummat islam sekarang sudah benar-benar tak bermental islam, karena jauh dari Al qur'an dan sunnah Rasulullah.

     Bisa kita buktikan sendiri bagaimana pacaran monyet yang dulu hanya berani cinta-cintaan sekarang menjadi ''pacaran gorilla' karena kata mereka pacaran kalo gak kissing gak asik, gak berduaan gak menarik, gak tidur bareng gak hepi. Kemana lagi kiblat mereka kalau gak ke barat. Padahal mereka adalah generasi muslim yang bisa diandalkan lewat potensi iman dan keislamannya. Namun mereka terjauhkan oleh budaya2 yang rusak. Tidak bangga dengan agama mereka. Malah bangga dengan kebudayaan musuh agama mereka yang seharusnya diselisihi dan dibenci.

    Inilah generasi remaja sekarang, takut untuk memakai atribut muslimnya, dibilangnya kuno dan gak gaul. Bahkan ketika dinasehatin untuk berjilbab, mereka bilang yang penting hatinya berjilbab. Bisa dibayangkan bagaimana kalau fikiran seperti itu menetap sampai mereka menjadi orang tua dan menularkan kepada anak2nya,apa kata dunia...!!!!

     Islam sebenarnya tidaklah menafikkan benih2 cinta yang berkembang di masa2 remaja seperti itu, namun islam berusaha mengarahkan potensi2 itu agar terarah dengan baik. ajaran islam bukanlah ajaran yang mengekang, namun ajaran yang mengarahkan suatu hal agar berjalan dengan baik dan sesuai alur kehidupan. Itulah mengapa orang tua diharuskan mendidik anaknya dengan didikan yang islami sebagaimana rasulullah ajarkan.

     wahai para remaja, sadarailah bahwa engkau adalah generasi muda islam yang menjunjung martabat islam, kembangkan potensimu untuk menegakkan dan menyebarkan ajaran islam, keraskan suaramu untuk menerangkan kebenaran dan memperingatkan orang-orang yang merusak, kuatkan fisikmu untuk melawan orang-orang kafir yang menghinakan kita, perlihatkan bahwa dirimu seorang muslim, seorang teladan dunia, dan seorang yang paling mulia dengan keislaman kalian....Allahu akbar...
Published with Blogger-droid v1.6.7

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--