Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Sunday, December 25, 2011

inginku...

tulisanku hanya sedar rangkaian kata tanpa jeda, yang mengalir terputus-putus bagai gelombang udara. berdesir, namun penuh pasir. dan aku menuliskannya tanpa mata terbuka, aku ingin hati yang berbicara, tentang makna, tentang asa, dan tentang derita. aku tak pernah berfikir untuk menisbatkan diri sebagai seorang pujangga. aku sering terlena oleh kataku sendiri, kemudian terlempar jauh dari keindahan yang sedang kucari..

cerita, aku hendak menuangkan coretan luka lama, yang perih lagi nista.. lalu setiap kata aku ukir begitu sempurna, namun tetap saja kau tidak paham tentang hakikatnya. aku sedih kawan, luka hidupku kuperlihatkan dan kupermalukan dengan rentetan cerita klasik ini. hanya saja aku masih tak mampu membuat mata hatimu membuka, aku hanya ingin engkau tak lagi mengulang sobekan rasaku, lekukan dramatisku. maafkan aku..jangan kau meredup ataupun meringis, karena kodi-kodi ceritaku tak sekedar berkemas kesedihan. ada tawa terselip dibalik untaian cerita ini. ada dekikan pipi yang membanyol  sampai lupa diri, aku ingin berbagi senyuman meskipun tipis dan tak berbentuk, mengalirlah dalam drama kehidupan di ceritaku ini. meskipun kau masih sulit memahami..lagi-lagi, maafkan aku..

lihatlah kawan, aku mencoba mewarnai blogku ini dengan kanvas estetika rapi, kuusap kanvasnya dan kupuas dengan sangat teliti, dengan warna kata yang begitu mempesona dan makna sastra yang menampilkan keanggunan. puisiku kawan, berkilau tanpa tertahan, mengalir tajam memperlihatkan keceriaan..sastra ku terpendam dibalik kegundahan, lalu menggeliat-geliat penuh kemantapan...disini, semuanya terjadi, dalam ringkas kata tanpa peduli, hingar bingar caci maki..

dan aku hanya ingin, memperlihatkan kegundahanku agar jauh dari apa yang kau rasakan, mencipratkan kebahagiaanku agar kau tertawa dan tersegarkan..melalui tulisan-tulisan rapuhku, sedikitpun terbangun tanpa keangkuhan...

aku hanya ingin, mengetuk hati yang kau kunci rapat-rapat tentang dunia yang kau pahat, membenahi kemeja hatimu yang kusut dan tak mengkilat, melalui ungkapan kata bijak yang membuatmu tertegun dan menatapku dalam-dalam. aku ingin engkau bangkit dari tulisanku ini, sehingga aku merasa masih bermanfaat.

teman, maafkan andai aku tak pandai memahat suara dalam tulisan-tulisanku ini. bahkan dalam taburan-taburan makna kebenaran yang tertutupi oleh kebodohanku dalam menyampaikan kata. maafku kubagikan, dan cintaku kuberikan kepadamu, agar kau tahu, aku menulis ini semua bukan untukku hanya bicara. namun agar kau melihatku sebagai makna, dari teladan yang bijaksana. meski rapuh dalam lautan massa..

teman, persinggahan ini hanya sementara, jadikan apa yang ada dan apa yang tiada sebagai suara kebenaran yang kau tautkan pada hati-hati manusia, Agar Allah tersenyum bangga. agar hidupmu merona...agar kau bernilai...dimata semesta..

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--