Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Thursday, October 27, 2011

Terlambat

    'terlambat' adalah salah satu kata dalam bahasa indonesia yang hampir kesemua kalimat yang dihubungkan dengan kata tadi akan bermakna negatif. Meskipun indonesia hari ini sudah begitu familiar dalam aplikasi satu kata ini. Seperti contohnya terlambat sekolah, terlambat ngantor, terlambat dapet gaji.

    Dalam filosofi bahasa pun kata 'terlambat' mempunyai definisi 'kurang', sebagaimana saat pohon mangga panen terlambat, itu berarti pohon mangga tersebut kurang cepat masa panen dari biasanya.

    Yah, hari ini aku hendak berbicara 'terlambat' tentang diriku sendiri, setidaknya ini mengurangi niatanku untuk membicarakan orang lain dan membuka kepercayaanku untuk berintropeksi diri, dan satu hal lagi, semoga para pembaca dapat mengambil hikmah dari kisahku ini.
    Saat ini aku adalah seorang manusia yang benar benar akan menapaki jenjang kedewasaan secara sempurna, jika dilihat dari umur serta perjalanan hidup, maka aku seharusnya telah benar-benar mempersiapkan kedewasaan ini, lihat saja teman-teman sebayaku yang lain, yang omongannya sudah tertuju pada ranah yang serius, meniti karir misalnya, atau yang lebih kelihatan lagi, menikah. Tanda-tanda kedewasaan nyata seperti ini seharusnya pun sudah mulai berdatangan ke fikiranku, sudah mulai merajut rencana-rencana atau tindakan mula untuk meniti masa depan yang lebih nyata.. Namun kenapa aku tidak...?????

     Terlambat, lagi-lagi kata itu hinggap difikiranku saat lingkungan dan keadaan sekitar memaksaku untuk merefleksikan diri. Terlambat, aku rasa aku harus mengakui semua itu saat aku tidak berupaya menghadapi kenyataan bahwa kedewasaan itu tlah benar-benara ada dihadapanku. Terlambat, dan aku menjadi sedikit malu mengungkapkan keterlambatanku yang pastinya akan mempengaruhi respon lingkungan dan keadaan kepadaku. Terlambat,,,,,aku terlambaaaattttt...!!!!!

    Mengapa aku terlambat..???apakah ada kelainan psikis yang menjadikan alasan untukku mendapatkan keringanan??? TIDAKK...!!! Aku buukanlah orang idiot..

    Ya,,aku mengakui,,,aku terlambat menyadari bahwa waktu terus berputar tanpa trenyuh akan apakah aku sanggup mengikutinya atau tidak..auku terlambat menyadari bahwa aku harus memepersiapkan semua ini...terlambat,,dan sebentar lagi menyesal..

     Sekarang aku telah merasakan akibat dari keterlambatan itu. Kalut, saat teman-temanku menampakkan semangat mereka untuk segera menyelesaikan studi di universitas ini, sedangkan aku masih bermain dengan kemalasan dan keterpurukan yang menurutku itu mengasyikkan bagiku. galau, saat teman-teman seusiaku mulai memperbincangkan tentang pernikahan, pasangan, bahkan beberapa ada yang telah menikah dan sedang mengandung buah cinta mereka, sedang aku masih setia dengan diriku sendiri, bermain-'main dengan kesendirianku yang bagiku itu sangat enjoy. Whats wrong..??? Itu sah-sah saja mungkin bagiku dengan segala idealisme yang aku punya ini, namun apa kata dunia terhadapku...??? Bodoh, tak punya tanggung jawab, miskin obsesi, dan lemah segala-galanya.. Hoax...ternyata tulisanku ini semakin menyakitkan hati...

    Sudahlah, kalau memang begini jadinya, aku tak sanggup untuk menafikan semua, aku hanya berharap, semoga keterlambatanku ini tidak menjadi akhir.. Aku berharap suatu saat nanti aku bangkit dan berjaya,, seperti fikiran yang menyelip dibalik kerontokan jiwa ini,, entah dengan apa..aku akan terus berdoa,,agar keterlambatanku ini menjadi pijakan untuk menjadi yang terdepan..amien ya Rabb.
Published with Blogger-droid v1.6.7

2 comments:

Irma Devi Santika said...

semoga keterlambatan ini hanya sebuah jeda waktu.. ayo segera menyusul, meninggalkan keterlambatan :)

Darkness Prince said...

@irma_ saatnya kejar tayang =))

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--