Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Sunday, September 11, 2011

memang bukan jodoh

     bicara masalah jodoh takkan pernah ada ujungnya sampai kita benar-benar mendapatkan pasangan kita melalui sebuah ikatan resmi, pernikahan. meskipun ada pasangan (baca:pacar) yang beanr-benar sudah saling mencintai bahkan berjanji akan sehidup semati, itu hanyalah sebuah bualan dan pepesan kosong yang sama sekali tidak menjanjikan. bisa saja cinta yang dibumbui segitu kental hingga benar-benar seperti tak terpisahkan tiba-tiba berubah dan putus ditengah jalan hanya dengan alasan sepele, yang cewek sudah dijodohkan oleh bapaknyalah, ditolak orang tua kekasih lah. namun jika anda merasakan keadaan seperti itu, jangan pernah berfikiran untuk mengakhiri hidup anda, kerana jika anda melakukan itu, sudah hampir dapat dipastikan bahwa jodoh anda adalah neraka...

     agak komplikatif memang ketika aku hendak menuliskan kata-kata 'jodoh' ini, dan bukan maksud hati ingin curhat. namun hanya ingin sekedar berbagi nasihat dan pengalaman buat ikhwan-ikhwan lainnya yang mungkin senasib dengan aku, pacaran gak mungkin, menikah belum dapet ijin, akhirnya cuma bikin target dan sakit hati kalau targetnya diambil yang lain,,,pupus..fiuhh...hehehe..awal mula aku menulis tulisan ini adalah setelah beberapa menit sebelumnya mendapat sms dari ponakan yang isinya bahwa mbak xxx, akhwat teman ngaji ponakanku ini telah dikhitbah seorang ikhwan, memang ponakanku yang satu ini suka nyomblangin aku dengan temen-temen ngajinya, tapi nyomblanginnya tidak seperti yang comblangan yang ada, masih dalam garis yang benar.

     cerita berlanjut, misi ponakanku yang kedua ini pun kandas, setelah misi yang pertama gagal karena sang calon diambil ikhwan, sebenarnya responku sih biasa aja. karena aku masih berusaha menjaga hati dan tidak terbuai angan-angan, lha bagaimana tidak, kata-kata 'menikah' dalam kamus hidupku masih tersimpan di halaman belakang sedang halaman kamus hidupku yang terbaca hanya beberapa halaman. menikah bukanlah hal yang mudah, tidak hanya bermodal suka dan cinta, apalagi modal nekat ,mlendung dulu baru nikah. bukan berarti tidak percaya dengan janji Allah tentang kepastian rizki setelah menikah, namun sekali lagi, menikah butuh persiapan. karena tantangan dan ujian setelah menikah lebih besar berlipat-lipat kali. buat apa menikah muda kalau perjalanannya tidak mulus kedepannya. bolehlah kita menikah usia muda kalau memang sudah benar-benar siap.tinggal bergerak dengan bismillah, insyaAllah lancar.simpel khan..

     namun untuk urusan hati memang rada susah mengontrolnya, biasanya dalam keadaan ini syetan mudah menghasut manusia 'atas nama cinta' sehingga karena ketakutannya pada si akhwat yang dia sukai itu dia berani bercinta atas nama islami,,wah..wah..jangan ah...biasanya yang gini-gini itu dirasakan oleh ikhwan yang punya kriteria sendiri terhadap calon pasanganya. terutama masalah kecantikan. ngomongnya sih " ya kan setelah kita tahu kebaikan agamanya, kita cari yang tercantik diantara mereka" hahaha..bener juga sih, tapi pasti ketahuan tuh ikhwan sering nonton film KCB ma ayat-ayat cinta..yah jelaslah artis nya cantik-cantik.hohoho...

      memang benar urusan hati sulit dimengerti, karena yang kedua ini sedikit ada desiran hati yang ikut menghembuskan rasa. apalagi kalau si akhwat ini lagi berbincang dengan ponakanku, dia membicarakanku seolah-olah menyuruhku untuk memperpendek penantian ini..hampir saja aku terjerumus masuk dalam angan-angan hendak mengikat janji. tapi aku tidak mau karena aku tidak yakin dengan apa yang ada. dan benar saja, dia kini diambil orang. sedikit kesyukuran terbias karena antara aku dan dia tidak pernah  memberikan tempat buat syetan dalam urusan ini, sedikitpun aku tidak pernah berhubungan dengan dia meski beberapa kali pernah bertemu dalam satu keadaan, hanya sedikit do'a dan perelaan karena yang mengambilnya pun ikhwan, insyaAllah sholeh, jadi aku mah, lillahi ta'ala saja selama yang mengambilnya adalah orang sholeh,..barakallahu lakuma..

     bismillah, kalau jodoh gak kemana. hmm..ternyata itu kuncinya, sejauh apapun kita berada, tulang rusuk kita akan selalu dengan, meskipun entah kapan benar-benar menyatu dengan kita..aku hanya yakin bahwa suatu ketika saat waktu itu tiba, Allah pasti akan menuntun hatiku untuk bergerak. semoga saja dia benar-benar seperti apa yang kuharapkan dalam setiap doaku selama ini...

banyak yg hendak aku sampaikan, tanpa berharap akan meninggalkan kesan..jika nestapa itu datang bersama kerinduan..biarlah doa menjadi embun dingin di temaram hati...selayaknya, sakit lebih dapat kumengerti daripada tak kumiliki rasa sama sekali.....

Rabbana Hablana min azwajinaa wa dzurriyatina qurrota a'yun waj'alna lilmuttaqiena imama.......amien ya rabb

2 comments:

lia nur said...

amiiin... insyaalloh indah pada waktunya

Darkness Prince said...

iya..amiin.. salam kenal mbak lia :)

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--