Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Tuesday, September 13, 2011

Dunia Lain Dunia

kawan, tidakkah kita menyadari bahwa dunia ini begitu kecil..?? hingga karena kecilnya kita hanya butuh beberapa jam untuk berputar mengelilinginya dari ujung timur ke ujung barat, dari kutub utara ke kutub selatan, meskipun mata masih terbatas untuk memandang luasnya. lalu mengapa kita masih begitu berusaha mempertahankannya dalam sudut ruang dan waktu yang kecil ini..???


kawan, pernahkah kita membayangkan dunia ini begitu terbatas, kita sudah merasa kenyang hanya dengan memakan satu piring hidangan yang tersaji di depan kita, lidah kita pun bisa melepuh dan sakit saat memasukkan makanan yang terlalu panas, bahkan tidak semua makanan bisa kita dapatkan dan kita makan.bagaimana tidak ketika kita melihat buah peer segar  di dalam lemari es yang berembun terasa sangat lezat saat kita lapar, namun benar-benar tak peduli saat kita sedang sakit perut.

kawan, pernahkah kita mencoba menghitung bahwa kita hanya terbatasi oleh usia di dunia ini, kita hanya beranjak dari hari ke hari dengan perubahan yang terkadang dikelilingi dengan masalah yang ada, hidup kita hanya terpaku dengan putaarn jarum jam yang begitu cepatnya hingga kita tak merasakan perubahan yang ada,  dari kita dilahirkan, kemudian menjadi anak kecil, remaja, dewasa, menua, dan mati. cepat sekali. dari kondisi tidak mampu, menjadi mampu, kemudian melemah, dan mati. seberapa cepat kesadaran kita akan waktu di dunia dengan pergerakan waktu yang ada, terkadang kita gak mau tahu dan menutup fikiran, entahlah. selalu begitu jawabnya.

kawan, sudah merasa nikmatkah kita berada di dunia ini yang sungguh rentan ini, hingga gunung yang begitu indahnya bisa menjadi rata oleh tanah hanya dengan sekali goyang, kekayaan yang begitu besarnya bisa berubah menjadi derita kemiskinan hanya dalam beberapa saat saja. atau kepandaian yang sungguh menakjubkan menjadi tak berfungsi sama sekali ketika ditimpa satu penyakit kepikunan, bahkan kekuatan yang sangat fantastis bisa terkalahkan oleh satu cobaan perasaan..lalu adakah yang tidak rentan didunia ini? bahagiakah kita disini.??

padahal jika kita mau berfikir lebih jauh lagi kita akan benar-benar merasa bosan dan muak dengan dunia ini kawan, karena ada dunia lain yang lebih dan sangat menggiurkan bahkan tak sanggup kita menggambarkan dengan kata-kata yang kita dapat dari dunia ini.

maka bersiaplah kawan, karena kita akan terpukau saat melihat kilauan cahaya yang mencoba berlarian dari cela-cela pintu yang hendak terbuka.sedang disekelilingnya dinding-dinding tebal dari emas dan perak menjaga seperti tak mengijinkan keindahan di dalamnya keluar dan terlihat oleh penghuni lainnya.(Abu Hurairah berkata bahawa Rasulullah bersabda: “Bahawa dinding-dinding syurga itu batu-bata dari perak dan emas. Tanahnya pohon kimkuma (Za’faran) dan buminya kasturi.” (Hadis riwayat Al-Bazzar). dan ketika langkah kakimu bergerak memasukinya, desiran udara yang sangat sejuk menerpa wajahmu menghilangkan panas dan keringat, dan takkan kembali berkeringat karenanya. (Mereka berehat didalam syurga dengan berteleku di atas pelamin-pelamin (yang berhias), mereka tidak nampak di situ adanya matahari (usahkan hawa panasnya), dan tidak juga merasai suasana yang bersangatan sejuknya. (Al-Insan: 13)).

apakah engkau masih belum merasakan keindahannya kawan, lihatlah telaga ditengah padang rumput yang hijau itu, bahkan engkau akan ditemani dengan burung-burung yang berwarna warni dan bersuara merdu saat hendak menceburkannya di telaga itu. segar kah tubuhmu saat menceburkan diri di telaga itu??? tidak hanya itu, rupamu menjadi sangat bercahaya dan mempesona, jika engkau hendak mengunjunginya lagi, ingatlah nama telaga itu, al kautsar.(“Al-Kausar itu satu sungai yang dijanjikan kepadaku oleh Allah, pada sungai itu banyak kebajikan. Di atasnya sebuah kolam (Al-Haudi) yang akan datang umatku kepadanya. Bejananya banyak sebanyak bintang-bintang di langit.” (Riwayat Muslim).

dan jika engkau telah berdiri kembali di padang rumput yang hijau dengan tanah putih nan penuh bunga-bunga warna warni itu, tiada tempat selain bau keharuman yang menusuk hidung, janganlah engkau bingung dan takut karena engkau tidak melihat ujung dari pandanganmu, dan berbahagialah, karena engkau telah berada ditempat yang tidak terbatasi oleh ruang dan waktu.(Dalam sebuah hadis lain diceritakan bahawa Rasulullah bersabda yang bermaksud: “Tanah syurga itu licin putih, kasturi murni.” (Hadis riwayat Muslim).) Harumnya bau syurga ini dapat dicium dari jarak perjalanan 100 tahun. 

(Kejarlah oleh kamu ampunan Tuhan kamu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.[Ali Imran ayat 133])

apakah belum puas kamu menikmatinya dengan hasrat duniawi kamu sebelumnya??? lihatlah mata sungai kecil-kecil itu, penuh susu, madu, dan arak, suatu pemandangan yang jika kau menikmati dengan nafsu duniamu maka engkau akan telah benar-benar puas walau hanya dengan memandangnya, namun kini engkau diperbolehkan menikmatinya tanpa sungkan dan batasan. silahkan saja, karena mata air dari susu, madu, dan arak ini tidak akan berhenti mengalir di sungai-sungai melewati rumah-rumah dan tidak akan rusak rasa dan warnanya.engkau bisa saja duduk dipinggir sungainya menikmati merdunya suara pepohonan sambil menikmati buah yang kau petik darinya, dan kau sekarang diperbolehkan berteriak kegirangan, teman...
(Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu, berada di antara pohon bidara yang tidak berduri dan pohon pisang yang bersusun-susun buahnya dan naungan yang terbentang luas; dan air yang tercurah; dan buah-buahan yang banyak tidak berhenti (buah-buahan yang banyak tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya. (Al-Waqiah: 27-33).)

sendiri???ooh..tidak kawan...engkau tidak menikmati berbagai kemewahan kebahagiaan disini sendiri. berlarian tanpa teman bukanlah suatu kebahagiaan disini. ada makhluk lain kawan, dimana setiap tatapan akan terikuti oleh gemuruh hatimu, siapakah dia kawan. dia adalah bidadari kawan. mendengar namanya saja hatimu bagai terkena embun pagi yang begitu dingin, dengan hanya melihatnya engkau akan merasa bahwa englau telah memiliki segalanya, dia penurut, selalu gadis, dan suka menggoda merayumu seperti penganten baru, dan itu setiap hari selamanya.


("Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jeli matanya, seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik." (Qs. Ash-Shaaffaat [37]: 48-49)  

"Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya." (Qs. Shaad [38]: 52)  

"Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin." (Qs. Ar-Rahmaan [55]: 56)  

"Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan." (Qs. Ar-Rahmaan [55]: 58) 

 "Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik- baik lagi cantik-cantik." (Qs. Ar-Rahmaan [55]: 70)  

"(Bidadari-bidadari) yang jeli, putih bersih, dipingit dalam rumah." (Qs. Ar-Rahmaan [55]: 72) 
 
"Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin." (Qs. Ar-Rahmaan [55]: 74)  

"Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah." (Qs. Ar-Rahmaan [55]: 76)  

"mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli." (Qs. Ath-Thuur [52]: 20)  

"Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik." (Qs. Al-Waaqi’ah [56]: 22-23) 

"Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya." (Qs. Al-Waaqi’ah [56]: 35-37)  

Gambaran Bidadari dalam Hadits Ath-Thabarany menuturkan, kami diberi tahu Bakr bin Sahl Ad-Dimyaty, kami diberitahu Amru bin Hisyam Al-Biruny, kami diberitahu Sulaiman bin Abu Karimah, dari Hisyam bin Hassan, dari Al-Hassan, dari ibunya, dari Ummu Salamah Radhiallahuanha, dia berkata, “Saya berkata,”Wahai Rasulullah, jelaskanlah kepadaku firman Allah tentang bidadari-bidadari yang bermata jeli”.” Beliau menjawab,”Bidadari yang kulitnya putih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau seperti sayap burung nasar.” Saya berkata lagi,”Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku tentang firman Allah, “˜Laksana mutiara yang tersimpan baik.”(Al-Waqi'ah: 23) Beliau menjawab,”Kebeningannya seperti kebeningan mutiara di kedalaman lautan, tidak pernah tersentuh tangan manusia.” Saya berkata lagi,”Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, “˜Di dalam surga-surga ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.” (Ar-Rahmaan: 70) Beliau menjawab,”Akhlaknya baik dan wajahnya cantik jeli.” Saya berkata lagi,”Jelaskan padaku firman Allah, “seakan-akan mereka adalah telur (burung onta) yang tersimpan dengan baik.” (Ash-Shaaffaat: 49) Beliau menjawab,”Kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada di bagian dalam telur dan terlindung kulit bagian luar, atau yang biasa disebut putih telur.” Saya berkata lagi, “Wahai Rasulullah, jelaskan padaku firman Allah, “˜Penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (Al-Waaqi'ah: 37)Beliau menjawab,”Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal pada usia lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Dia menjadikan mereka sebagai wanita-wanita gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya.” ................(hingga akhir hadits). 

Disebutkan dalam catatan kaki buku Raudhatul Muhibbin, halaman 201: ”Pengarang (Ibnul Qoyyim) menyebutkan hadits ini di dalam bukunya Hadil Arwah. Di sana dia memberi catatan: Sulaiman bin Abu Karamah menyendiri dalam riwayat ini. Abu Hatim menganggapnya dha’if. Menurut Ibnu Ady, mayoritas hadits-haditsnya adalah mungkar dan saya tidak melihat orang-orang dahulu membicarakannya. Kemudian dia menyebutkan hadits ini dari jalannya seraya berkata, “Hanya sanad inilah yang diketahui.”)


dan setelah ini semua, lebih memilih dimana kita, kawan?? kampung halaman mana yang akan kita pertahankan, dunia mana yang akan kita manjakan dan mana yang kita lupakan...kau pasti mampu menjawabnya dengan jujur, meski hanya sebatas kata..... 

Rabbana Aatina fied dunya hasanah, wa fiel akhirati hasanah, waqinaa adzaban naar.. 

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--