Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Saturday, September 10, 2011

Buku Rasa Duren

     Berapa kali anda membaca sebuah buku? ya, mungkin pertanyaan ini agak sopan dari pada pertanyaan 'pernahkah anda membaca buku?'. ironis sekali memang ketika melihat fenomena kurangnya minat baca pada masyarakat seolah istilah 'kutu buku' telah sirna dengan adanya obat anti kutu modern ini. facebook, twitter, game, hape.. betul, inilah obat anti kutu buku yang telah benar-benar mencuci fikiran generasi muda menjadi anti baca buku.


    Sekilas membaca memang terkesan seperti sesuatu yang lumrah dalam masyarakat sekarang ini, lumrah disini bisa diartikan bahwa persepsi-persepsi yang mengatakan bahwa hanya orang pinter dan punya jabatan atau bertitel lah yang pantas mengunyah bacaan yang tebalnya bisa memenuhi lemari buku di ruang tengah rumahnya, dan orang-orang biasa sudah lumrah jika tidak pernah membaca buku karena kesibukan atau memang fikiran mereka sudah tidak mengacu lagi dengan yang namanya wacana, nah..inilah persepsi yang menjadi sugesti di masyarakat sehingga berubah menjadi penyakit menular yang mematikan fungsi otak..masalah..!!!

    Terkadang kita berfikir, bagaimana seorang profesor mempunyai ratusan buku tebal di rumahnya dan kesemuanya pernah dibaca bahkan sampai hafal isinya, padahal untuk membaca satu buku dengan ratusan halaman itu saja butuh waktu yang lama, atau malah ketika bacaan kita sampai di halaman 50, kita sudah lupa apa isi halaman 10. ternyata membaca sama halnya dengan mengendarai kendaraan, butuh adanya suatu kebiasaan yang menjadikan otak semakin terlatih dan berkembang pada peningkatan fungsinya, yaitu memahami dan mengingat isi bacaan. all start is difficult, itu jelas terjadi dalam berbagai keadaan. jadi yang dibutuhkan untuk melakukan ini semua adalah rasa suka untuk membaca, yang membuat kita seolah haus akan ilmu sehingga semakin kita banyak membaca, semakin kita merasa bahwa ilmu kita sedikit, hingga waktu yang ada seolah tak cukup untuk memperkaya pengetahuannya lewat membaca.

      Memua permasalahan tentang kemalasan membaca mungkin terletak pada ketidak dekatan kita pada buku, yah dengan mengenal kita akan lebih mudah dalam bercengkerama dengannya. lalu bagaimana kita mau mengenalnya?? maka tiada jawaban yang pas n manteb selain menciptakan rasa penasaran dan keingin tahuan terhadap sesuatu di buku ini, biasanya kalau kita kepepet baru nyari buku, mungkin sekarang ada baiknya kita lebih dekatkan lagi dengan mencoba mencari tahu judul buku-buku penting, dan buat suatu mood untuk segera mengetahui isi bacaannya.

        Mungkin kita pernah berfikir kenapa kita sulit berbicara ketika sedang mengisi forum, itu mungkin karena kurangnya ilmu kita sehingga kita bingung mau membicarakan apa,maka pintarkanlah dengan diri anda, karena selain anda menjadi orang yang berwawasan, anda menjadi orang yang benar-benar hidup.

      Membaca tidak harus mempunyai buku, pinjam juga bisa. karena selain untuk memperkaya khasanah keilmuan dan wawasan kita, membaca juga melatih kinerja otak dan mengurangi potensi kepikunan dini. waktu kuliah ini saya selalu sempatkan untuk menyisihkan uang buku, minimal sebulan beli satu, karena saya berfikiran bahwa mungkin nanti ketika sudah bekerja, akan lebih susah lagi untuk menyisihkan uang guna membeli buku bacaan, maka mumpung masih dapet jatah bulanan, saya slalu sisakan untuk membeli buku,inilah investasi saya nantinya, semoga bisa menularkan kegiatan positif ini kepada anak saya dan menghindarkan mereka dari kegiatan yang tidak bermanfaat sama sekali buat perkembangan mereka.

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--