Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Monday, July 4, 2011

sebatas potongan usia

ada ribuan orang mati dalam dekapan kekasihnya di lembah cinta..
ada juga orang yang mati sia-sia di jalanan...
hidup hanyalah singgasana mimpi, beralih dari mimpi ke mimpi

     dua hari yang lalu, agak tercengang aku mendengar beritanya, tetangga dekatku yang berumur belum cukup tua dikabarkan meninggal dunia dengan penyakit kanker hati yang dideritanya, sebenarnya tak ada yang mengganjal dari berita ini, namun ketika aku mendengar penyakit kanker hati yang dideritanya menjadi agak mengganjal jadinya, karena biasanya penyakit seperti itu hanya menempel pada orang-orang kaya, sedangkan tetanggaku ini bukanlah orang mujur seperti itu. tapi dalam pandanganku dia juga tidak bisa dikatakan orang yang kekurangan karena usaha warung makan dia dan suaminya serta anaknya lumayan rame. tapi memang penampilan mereka dari dulu sampai sekarang sama...

     dari kisah ini setidaknya ada beberapa hikmah yang benar-benar harus kuambil dan aplikasikan didunia ini. yang pertama, semua rizki yang Allah karuniakan pada manusia pada hakikatnya memang mempunyai nilai pajak di dunia ini, kalo diumpamakan itu seperti buah yang berampas..tidak mungkin kita makan buah seampasnya meskipun itu ampas lumayan enak untuk kita telan sekalian...harus kita buang..seperti itulah, kejadian pahit seseorang selayaknya kita jadikan pelajaran, agar kita tidak terjungkal kelubang yang sama, soal rizki tadi, jika rizki yang kita dapat kita salurkan pajaknya kepada yang berhak, maka rizki itu barokah, misalnya lewat zakat, infaq, santunan, dll...nah kalo tidak tu rizki pun secara langsung akan keluar dengan sendirinya, hanya caranya yang berbeda dan lebih merepotkan yang punya, contohnya lewat sakit, atau lewat musibah...nah, mau tidak mau kita mengeluarin uang untuk biaya pengobatan dan kita juga merasakan sakitnya...itulah mengapa terkadang penyakit-penyakit aneh lebih sering menghinggap ke tubuh orang-orang kaya yang tidak meng-infakkan hartanya..tidak percaya??buktikan dengan kejadian disekitar anda.

     hikmah yang kedua adalah kesadaran kita akan kematian, kulitnya kengerian kematian kurasakan kemarin ketika jenasah akan dibawa ke pekuburan, ibu dan anak2nya yang masih kecil menangis meronta-ronta dan merasakan benar-benar kehilangan, ya,,akupun pernah merasakannya sembilan tahun lalu ketika aku ditinggal oleh kakak perempuanku.namun lebih dari itu, ketika aku tahu bagaimana ibadahnya ketika di dunia, bagaimana ber-islamnya dia saat masih hidup..akupun semakin terperanjat bahwa misteri kematian benar2 tlah mengagetkannya disana. tiada pertolongan, tiada bantuan, selain iman dan amalnya sendiri...

       hidup hanyalah sebuah potongan misteri dari ribuan misteri kehidupan, dan kematian adalah bagian kedua setelah hidup..semuanya semakin jelas ketika kita tahu dan meyakini keberadaannya..lalu kita akan berusaha mengejar kejelasan itu jika itu adalah kebenaran dan keselamatan, dan kita akan berusaha menjauhinya jika itu adalah kesalahan yang menjerumuskan..namun terkadang kita lupa, dan dengan pragmatisnya kita sengaja melupakan dan menjauhinya..padahal kita lupa ataupun tidak kita semua akan merasakannya. percayalah, lebih baik kita ngeri untuk mengetahui hakikat kematian lalu kita berusaha mempersiapkannya, daripada kita melupakannya namun suatu saat kita merasakannya...ingatlah,jarak antara hidup dan mati itu seperti telapak dengan kulit atas tangan kita, terkadang kita tidak menyadari betapa dekatnya itu, maka jalan yang terbaik dari semua ini..adalah kita menjadi calon mayat yang harum di akhirat nanti...bagaimana itu?? semuanya tercantum jelas dalam al Qur'an dan sunnah Rasulullah saw..dua pedoman yang seringkali kita lupakan....semoga bermanfaat...

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--