Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Wednesday, May 11, 2011

kepada para akhwat aktifis..

ternyata benar, perempuan itu lembut, perlu disimpan dan dijaga dengan kelembutan, bukan dibiarkan beterpa panas, bukan juga disembunyikan dari keindahannya. laksana rembulan, cukuplah malam yang mempertunjukkan keanggunannya, dan biarlah siang menutupinya dari panas yang dapat meluluh lantakkannya.

perempuan, sensitif benar jika aku harus menguraikannya satu persatu tentang karakter yang ada, sebagaimana yang aku rasakan ketika aku masuk ke lembaga dakwah kampus ini, yang mau tidak mau aku harus banyak berinteraksi dengan mereka, meskipun dibalik hijab, meskipun tertutup tabir, namun kelembutannya masih dapat terasa, meskipun aku terkadang menyebutnya sebagai kerapuhan,..
sebagaimana saat tiba-tiba emosi mereka muncul seketika dalam bentuk untaian air mata tanpa alasan yang jelas, atau saat hapeku diserang puluhan sms tentang kekhawatiran mereka akan agenda dakwah yang akan dilaksanakan di depan, atau  juga saat mereka mulai menceritakan kegundahan hati mereka satu-persatu dalam sebuah forum kecil yang seharusnya digunakan untuk berkonsentrasi pada dakwah yang penuh rintangan ini, sehingga membuat para ikhwan kembali mendapat masalah dalam masalah, sampai-sampai  aku ingin berkata; wahai akhwat engkau rentan, jalanmu bukan disini...


dakwah memang butuh perasaan, namun dakwah lebih menggunakan logika untuk menentukan strategi agar dakwah terlaksana dengan tepat, agar dalil yang kita gunakan benar-benar menjadi kebenaran, bukan keluhan 'bagaimana kalau begini,bagaimana kalau begitu..' kuakui bahwa semangat kalian sungguh luar biasa, berjalan ratusan meter ditengah terik ke tempat acara, atau malam-malam harus begadang menjaga adik-adik junior.itu sungguh hebat, namun kekurangan akal kalian yang sering kali membuat bingung para ikhwan, ikut campur dalam forum dengan pertimbangan yang jelas-jelas terlalu berlebihan terkadang membuat acara harus dicancel karena antum minta posisi yang sama dengan para ikhwan, ukhti,,ini sungguh terlalu berlebihan.

dan benar, ketika kini kalian termakan isu-isu golongan yang seharusnya tak kalian telan mentah-mentah, kalian mundur satu persatu tanpa alasan yang jelas, dengan menunggangi perasaan yang tlah menjajah logika dan fikiran kalian selama ini..kalian yang sebelumnya terlalu represif dan frontal ketika di forum, banyak bicara sampai-sampai membuat para ikhwan geleng-geleng dan saling berbisik untuk tidak mencari calon istri dari para aktifis muslimah karena terlalu agresif dan responsif bahkan menentang keputusan ketua, dan sekarang kalian mundur satu-persatu..sungguh, dimana kesadaran kalian sebagai seorang mu'minah, juga da'iyah...yang seharusnya menjadi pendukung dakwah di belakang baris ikhwan, kalian maju seolah meminta posisi yang sama, dan sekarang tiba-tiba mundur tanpa aba-aba..aku menyangka kalian belum paham tentang kelemahan kalian..

dengan perasaan kalian kumandangkan bahwa ukhuwah itu adalah persaudaraan tanpa batas, tiada perbedaan meskipun itu menyangkut keyakinan, yang kalian fikirkan hanyalah kedamaian dan ketenangan, meskipun itu salah.

begitu juga dengan perasaan kalian lebih mementingkan omongan teman-teman dekat kalian daripada logika yang benar. lalu dengan berbondong-bondong kalian memilih sesuatu atau masuk ke dalam golongan sesuatu, atas dasar persahabatan, bukan pemikiran dan pertimbangan yang jeli juga syar'ie.

aku tahu dakwah ini juga butuh kalian, namun pastinya dengan ranah yang benar, pada tempat yang semestinya, soal pengambilan keputusan, biarlah ketua yang angkat bicara, jangan kalian jadikan syura sebagai pegangan untuk memenangkan kepentingan, lalu kalian bersama-sama berteriak, suara di tangan forum, wahai para akhwat, syura macam apa ini....okelah antum punya hak untuk memberikan suara, namun tidakkah lucu kalau antum memaksakan suara kalian dan menyalahkan wewenang ketua sebagai pemberi keputusan? wahai para akhwat pergerakan, dimana ghirahmu sebagai seorang muslimah yang lembut dan penuh malu??

wahai para akhwat-akhwat aktifis, tidak tahukah bahwa kalian adalah senjata empuk untuk merontokkan kader-kader dakwah yang sudah lama terbangun dengan indah, sangat gampang untuk meruntuhkan institusi-institusi islam melalui jalan kalian, maka sadarlah, dan jangan hanya memakai ego kalian saja. jika kalian merasa dakwah butuh kaliah, setidaknya kalian juga sadar bahwa dakwah juga akan memperingatkan kalian tentang posisi kalian, kalian hanya akan menjadi tumbal bagi para petinggi-petinggi kalian yang berkepentingan, lalu kalian disuruh melakukan ini dan itu bahkan sampai mendobrak garis batas yang ada, dan ketika engkau merasa kalah, mereka mencari akhwat-akhwat lain lagi untuk diperalat.. wahai para akhwat, setidaknya, gunakanlan logika kalian, berfikirlah dengan fikiran kalian sendiri, karena dari situlah kebenaran akan tampak pada kalian, bukan mengekor dan menumpulkan akal, sehingga menjadi bebal dan tertutup dari kebenaran, bahkan untuk membaca kitab dari fikroh selain fikroh kalian pun ogah, lalu bagaimana kalian akan menemukan kebenaran..????

jangan kalian berfikir bahwa dengan gaya memberontak dan mempertahankan pendapat sendiri dalam setiap forum itu kemudian membuat para ikhwan merasa salut dan memimpikan untuk menjadikan kalian sebagai pendamping nantinya, tidak ya ukhti, dengan tingkah yang kalian lakukan itu malah membuat para ikhwan geleng-geleng kepala dan mengecap perasaan tidak nyaman dengan kalian, itu bukan bagian dari militansi dakwah, kalian seperti para feminis atas nama islam.

renungkanlah ya ukhtie..dalam majelis Rasulullah dahulu tidak pernah melibatkan wanita dalam syuro, karena wanita itu lemah akalnya, perasaan selalu bermain meski banyak dari kalian yang menafikannya, namun semua merasakannya.. setiap kita mempunyai posisi dan esensi..berfikirlah, renungkanlah,,,jika engkau merasa bahwa engkau tidak melampaui batas..(catatan kecil dari forum dakwah yang sempat ricuh)


0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--