Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Thursday, February 10, 2011

rumah keabadian

subuh menyeruak gelap malam menyambut gerombolan malaikat turun ke bumi, dingin desiran angin pagi merasuk kalbu menahan kantuk yang masih meraju, suara kokok ayam dari sudut dunia melengking laksana sangkakala raja.tak henti-hentinya daun berembun bergoyang tersapu angin malam yang berlari mengejar kegelapan malam. subuh menyapa, suara adzan membangkitkan jiwa..lantunan dzikir pagi memeka dan bangunkan penghuni dunia, meski sebagian masih terkantup hangatnya selimut mereka. di bumi indah ini, seakan kita tidak pernah tahu, atau bahkan tidak ingin tahu bahwa dibalik dunia yang dikejarnya selama ini. di balik hiasan-hiasan kehidupan yang diincarnya selama ini, ada kematian,
dan kematian itu sangatlah dekat. kematian yang selalu bersembunyi dibalik keindahan batin kita, namun, akankah semua keindahan itu terus menjadi indah. ketika kita terlupa bahwa keindahan dunia ini semu, dan kita terperangkap dalam semunya dunia, semunya hidup, dan semunya cinta...
musuh diam bukan berarti lari wahai kawan, syetan hanya sedang bersembunyi dibalik hati, dan kita membuka pintu lebar-lebar untuk mereka..lewat kesenangan kita, lewat kebodohan, kita, lewat kelalaian kita, dan lewat ketidaksadaran kita. dan suatu saat ketika kita tersadar, kita sudah berada di dalam kegelapan yang menakutkan, dinding-dinding tanah yang basah lagi tertutup rapat, cacing-cacing lapar dan hewan melata lainnya. dan kita baru benar-benar sadar, kita sudah berada di dalam sebuah rumah keabadian, yang tidak pernah tahu bagaimana bentuknya, singgahpun belum, namun kita sudah tidak lagi bisa keluar, meskipun diluar sana sanak saudara menangisi kita, teman-teman kita, ayah yang ingin kita banggakan dengan harta dan kedudukanmu, ibu yang kita suapi dengan kekayaan kita, kekasi kita..semuanya tlah pergi, bukan, kita yang pergi meninggalkan mereka, dan kini kita ada dikehidupan yang baru, dimana ribuan misteri mengarah pada kita.dan kita baru ingat Tuhan, karena kita takut, namun sudah terlambat..
akankah kita mampu membela diri, ketika nanti hanya kobaran api neraka yang mengajak bicara, ketika syetan, musuh kita, menjadi teman setia di neraka, dan jeritan siksa menjadi makanan kita..naudzubillah,

teman, sebelum tinta hidup kita habis di dunia ini, sebelum detik waktu kita berhenti, dan jantung tak lagi berdetak seperti biasanya, menangislah, tangisi dosa-dosa kita, kelalaian-kelalaian kita. terhadap tanggung jawab akan hidup ini kepada Allah, perbaikilah diri sebagai konsekuensi agamu kita. rajinlah membaca alqur'an, karena itu bisa menjadi penerang di kegelapan kubur, pelajari dan amalkan sepenuh hati, lalu ajarkan pada ummat,carilah ilmu agama dimana saja, biarlah orang merendahkanmu karna itu, agar nantinya rumah keabadian itu menjadi indah, lalu kita menanti akhirat dengan penuh rasa nyaman. karena indahnya syurga melambai kepada kita dengan penuh kerinduan..jadilah muslim yang kaffah, karena itulah kunci sebenarnya kebahagiaan, semoga kita menjadi hamba yang beruntung di akhirat kelak. Allahumma amien..

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--