Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Sunday, January 30, 2011

Pemarah Vs Pengambek

      pernahkah anda melihat seorang suami yang tega memukuli istrinya yang selama bertahun-tahun menemani hidupnya dan mengisi jiwanya, dicaci maki dengan berutal seolah-olah seperti sedang berhadapan dengan penjahat, atau pernahkah pula anda melihat seorang pasangan yang terlihat tidak mesra dalam satu keadaan dimana pasangan yang satunya bingung harus bersikap apa. ???

      satu karakter buruk yang mengakar di jiwa manusia sebagaimana dia  mengakui sebagai insan manusiawi yang tak lepas dari ujian hidup dan godaan syetan adalah rasa emosi yang muncul sebagai bentuk kekecewaan pada seseorang, ketidak puasan pada satu keadaan, atau merasa tertekan oleh suatu kejadian, nah rasa emosi yang tidak dapat dikontrol dengan baik ini akan menimbulkan akibat yang lebih buruk ke depan,.

     dalam suatu hubungan misalnya, rasa emosi yang diluapkan tanpa batas akan menimbulkan keretakan hubungan dua insan, keadaan tidak harmonispun akan meracuni manisnya hubungan yang terajut dalam waktu yang tidak sebentar hanya karena satu kerikil kecil yang ditanggapi dengan  penuh rasa emosi. dalam dunia kerja, rasa emosi akan mengurangi kredibilitas yang berakibat pada prestasi kerja dan posisi dalam pekerjaan itu, bisa-bisa peringatan hingga PHK tak segan-segan menghampiri.

        setelah bicara sebentar mengenai satu virus emosi yang sering disuntikkan syetan di setiap kesempatan ini, selanjutnya kita akan berbicara mengenai objek virus ini, yaitu manusia sebagai sasaran utama virus setan atas nama emosi. setiap manusia mempunyai karakter yang berbeda-beda menurut keadaannya masing-masing, ada karena semacam karakter turunan, ada juga karena pengaruh lingkungan, dan sebaik-baik karakter adalah yang muncul dari sebuah pemikiran yang mendalam tentang baik buruknya karakter yang dia miliki, sehingga dia mempunyai kepribadian yang memukau. ada dua tipe karakter buruk manusia dalam penghadapan rasa emosi yang muncul dari luar. pemarah dan pengambek. 

    dua tipe ini benar-benar berbeda baik tipikal maupun penyikapannya, jika kita salah dalam menyikapinya, maka orang yang sedang emosi itu tidak akan lebih baik keadaannya melainkan semakin menjadi-jadi emosinya. maka sebaiknya kita cermati dulu ketika kita sedang berhadapan dengan orang yang sedang emosi, apakah dia tipe pemarah, atau pengambek. bisa-bisa kalau kita salah mensikapinya, kita malah akan memperburuk keadaan. oleh karena itu, mari kita lihat perbedaan karakter ini.

PEMARAH

      marah adalah satu bentuk penyikapan buruk dari masalah yang muncul atau bisa disebut juga sebagai suatu pelampiasan emosi yang dilakukan tanpa berfikir dulu sebab-akibatnya, orang-orang pemarah ini biasanya melampiaskan emoisinya secara spontan, tiba-tiba, tanpa alasan yang kuat, nah, karakter-karakter ini lmudah dideteksi dari raut muka seseorang, orang yang pemarah cenderung bermuka kusut atau mrengut, mungkin karena orang-orang ini tidak pernah berusaha untuk menjadi pribadi yang menyenangkan, tapi lebih kepada pencitraan diri agar dijauhi orang, lihat saja orang-orang pemarah disekitar anda, pasti seolah-olah dia berusaha mencari kesempatan dan alasan untuk bisa marah kemudian dengan enaknya mencaci maki, sumpah serapah, sampai main tangan. maka tak urung para pengidap penyakit marah ini adalah seorang yang mempunyai penyakit tekanan darah tinggi.

      nah, lalu bagaimana menyikapi tipe pemarah ini?? orang pemarah biasanya orang yang tipis lidah alias orang yang doyan ngomong, pastinya karena kebiasaan ngomong tanpa kendali ini seorang pemarah akan lebih profesional dalam melampiaskan emosinya lewat kata-kata makian, bentakan, dll. jika anda berhadapan dengan tipe orang seperti ini, jangan pernah anda melayani dan menanggapi omongan atau bentakannya, bersikaplah pasif, karena tindakan responsif aktif sekecil apapun akan berakibat sang pemarah menjadi  lebih bernafsu lagi melampiaskan kemarahannya tanpa memperhatikan perasaan orang lain. 

       oleh karena itu, daripada anda sakit hati, lebih baik anda tidak banyak respon terhadapnya, karena besar kemungkinan pada level emosi tertentu sang pemarah ini berani main tangan alias kekerasan fisik. sebagaimana pengalaman para istri yang mempunyai suami seorang temperamen extreme seperti ini, bahkan tak jarang ketika masih dalam status pacar, sang cowok berani menampar pipi ceweknya hanya karena masalah kecil dalam hubungan. maka percayalah, jangan sekali kali anda melayani orang yang sedang marah, mungkin anda berfikir, apakah tidak lebih baik ketika jika orang yang sedang marah itu disadarkan, diingatkan kalau marah itu bukanlah suatu solusi, atau setidaknya ngomong baik-baik agar kemarahannya reda. 

    namun percayalah seorang pemarah yang sedang emosi tidak butuh sesuatu atau seseorang yang akan menyadarkannya, namun dia hanya butuh pelampiasan emosinya dengan memaki atau menghancurkan sesuatu. karena seorang pemarah yang sedang benar-benar emosi tidak akan berfikir panjang dan menyadari akibat yang akan terjadi dari pelampiasannya tadi, seorang pemarah akan bertambah keberaniannya (kenekatannya) dan menjadi tidak takut pada siapapun, apapun. 

     dan ketika kemarahannya terlampiaskan, dia baru menyadari akibat perbuatannya dan meminta maaf, meskipun suatu hari akan mengulanginya lagi. karena sebelumnya dia merasa seolah-olah dikendalikan oleh amarahnya dan bertindak brutal seperti tak mempunyai nurani, itulah yang biasanya terjadi dalam suatu hubungan rumah tangga yang tak sedikit para istri yang menjadi korban. maka, ketika berhadapan dengan orang yang marah, ladenilah dia dengan sikap pasif, biarkan dia marah dan mencaci. 

       jangan sekali-kali anda mencoba mengingatkan karena dia bisa mempunyai seribu alasan untuk menambah emosinya. dan solusi terbaik adalah pergi sebentar dan biarkan dia melampiaskan emosinya sendiri. maka setelah beberapa saat anda keluar rumah dan kembali lagi, anda akan melihat keadaannya menjadi lebih baik, karena emosinya reda, dan saat itulah kesempatan terbaik bagi anda untuk menyadarkannya, karena pemarah yang telah selesai melampiaskan emosinya akan benar-benar menyesal. dan jangan biarkan kesempatan emas itu terlewatkan, sadarkanlah dia untuk merubah karakter buruknya itu.

PENGAMBEK

      ngambek atau dalam bahasa jawa dikenal dengan (nesu) adalah satu sifat unik seseorang dalam mensikapi rasa emosi yang menyelimuti dirinya, bagaimana tidak, orang-orang oengambek ini tidak melampiaskan emosinya dengan marah-marah tapi malah memperlihatkannya dengan sikap diam, rasa acuh tiba-tiba, dan berusaha memperlihatkan rasa kekecewaan yang mendalam bukan dalam tindakan impresif, melainkan pasif yang terlampau membingungkan,cuek yang benar-benar cuek, sampai tidak mau membalas obrolan kita. 

      tindakan yang lebih jauh lagi adalah dia berani merusak dirinya atau masa depannya hanya agar orang yang diambekinnya tahu bahwa dia sedang ngambek. maka karakter ngambek ini biasanya melekat pada orang-orang yang introvert (pribadi tertutup). namun jangan anda meremehkan sikap ngambek ini. bukan berarti orang yang ngambek lebih mudah kembali membaik, malahan jika didiemin akan semakin menjadi karena orang yang ngambek tidak bisa sadar dengan sendirinya melainkan  harus dengan bantuan orang lain, terutama dengan orang yang diambeki, dan tipe-tipe pengambek ini lebih dalam sakit hatinya dan lebih kuat menyimpan rasanya emosinya itu bahkan sampai bertahun-tahun. 

    jika anda mempunyai seorang teman yang mempunyai sifat ini, jangan ragu untuk selalu mengajaknya bicara, buatlah dia semakin nyaman didekat anda, dengan begitu anda akan lebih peka ketika dia lagi ngambek. ketahuilah, kebanyakan orang yang sedang diambekin tak menyadari bahwa dia sedang diambekin dan merasa bahwa hubungannya berjalan dengan baik. ketika pasangan anda sedang mengambek, jangan sekali-kali anda samakan dengan tipe pemarah, kemudian anda meninggalkannya dan berharap dia akan segera sadar dan kembali keadaan semula.SALAH. 

     seorang pemarah itu marah karena ingin melampiaskan kemarahannya, sedang seorang pengambek itu ngambek karena ingin dimengerti bahwa dia sedang ngambek. maka bersikaplah welcome terhadap orang yang sedang mengambek, dekatilah dia, bicarakan baik-baik, coba tanyakan apa salahnya dan jangan lupa meminta maaf, meskipun anda merasa tidak salah, sikap mengalah adalah solusi terbaik. maka percayalah, dia akan segera membuka mulut dan mengutarakan segala perasaan emosinya kepada anda dengan baik, karena sebenarnya dia ingin dimengerti, lalu setelah itu dia akan kembali normali dan malahan bersikap lebih baik kepada anda.

   begitulah satu sistem yang bekerja dalam dua output yang berbeda, marah dan ngambek, sebenarnya dua hal ini bukanlah penyikapan rasa emosi yang muncul didiri kita, namun ketika anda berhadapan seseorang yang berkarakter salah satu dari dua tipe ini tadi, maka tidak ada salahnya jika kita sebagai pribadi yang berusaha bijak mencoba memperbaiki keadaan dengan mengenali masing-masing karakter tadi dan mensikapi dengan bijak pula, seorang pemarah yang butuh pelampiasan emosi, juga seorang pengambek yang ingin didekati dan dimengerti. dalam hubungan interaksi antar manusia, bahkan dalam koridor rumah tangga.dan jarang dua karakter tadi ada di dalam kepribadian pasangan anda, dan dari ini tadi semoga segala kerikil-kerikil dalam rumah tangga bisa dihadapi dengan baik dan keretekan-keretakan hubungan bisa terhindari. amien..^^

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--