Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Saturday, January 15, 2011

dunia, dalam mimpi cinta

       setiap orang pastinya mempunyai sisi-sisi idealis tersendiri yang akan membawanya pada pengaruh sikap, pemikiran, tingakah laku, ucap dan semua yang berhubungan dengan dirinya. idealisme yang berbeda sebagaimana tentang apa yang pas dengan dirinya dan baik untuk kehidupannya, namun terkadang dunia tidak memberikan seperti apa yang kita harapkan. terkadang idealisme hanya menjadi omong kosong dan bualan semata, tatkala kita tahu, bahwa kita sedang dikalahkan oleh bagian dari diri kita sendiri, yaitu perasaan. mungkin masih melekat dibenak kita bagaimana sang singa diktator, adolf hitler, menjadi budak oleh perasaannya sendiri, sampai harus rela mati mengenaskan dengan cara memotong frame kehidupannya sendiri ketika melihat kekasih yang sangat dia cintai mati bunuh diri. menjelang kematiannya, dia berkata "cinta tlah menunjukkan kekuatannya". sebuah ungkapan hati seorang diktator bahwa sehebat apapun kita, perasaan akan selalu bicara.

     jatuh cinta, ketika bahasa perasaan kita mulai bicara atas bahasa kasih, yang tersadur dalam indahnya tiap untaian kasmaran hati nan lembut dan tak berpondasi. saya yakin tiap kita pernah disinggahi oleh rasa itu, entah itu orang miskin, kaya, semuanya tak luput dari kunjungan rasa itu. karena kita punya hati. namun adakalanya realita dunia memisahkan cinta dari alurnya, sebagaimana seorang miskin yang tertolak cintanya karena kemiskinannya, ataupun orang yang kurang tampan tertahan cintanya oleh kekurangannya itu. dan itulah bahasa dunia, sadarkah bahwa selama ini kita berada dalam dua poros dunia, yaitu dunia maya dan dunia realita kita.

     dunia maya, dunia imaji yang hanya tiap individu yang mengetahuinya. itu suatu rahasia. karena sangat bertolak belakang dengan dunia nyata ini. namun banyak juga yang mencoba menggambarkanya lewat tulisan, sebagaimaan yang kebanyakan wanita ungkapkan, melalui tulisan-tulisan curhatnya.dunia maya kita hanya berhias perasaan yang kita buat sendiri. kebanyakan berisi cinta.mungkin ada beberapa yang masih belum mengerti tentang dunia ini, para introvert, pemalu, sangat suka dunia ini. bahkan terkadang dapat tersalurkan lewat karya-karya fiksi yang mereka buat. percayalah. mereka adalah orang-orang yang hebat dalam bermimpi. dunia maya sangat didominasi oleh wanita. sebagai naungan teduh perasaan mereka yang halus.seperti saat mereka jatuh cinta.sedangkan para lelaki yang suka berkutat dengan dunia maya ini, diantara efek positifnya adalah mereka merupakan pria-pria romantis yang mencoba memahami karakter perasaan wanita tanpa canggung ataupun malu, para lelaki ini biasanya mempunyai bahasa sastra yang sangat bagus, hampir mirip dengan bahasa wanita, 

   namun ada juga pria yang mencoba mencitrakan dirinya sebagai seorang yang romantis, mereka para buaya. dunia maya/ biarlah itu terus ada, karena dari situlah cinta manusia dapat berkembang secara sempurna, seperti manjanya seorang istri terhadap suaminya, begitupun sebaliknya. namun jangan lupa bahwa kita juga punya dunia nyata. dunia penuh konsekuensi.

     bicara dengan dunia nyata hanya satu yang ada difikiran saya, keras. ya..sangat keras. karena disana akan dihadapkan pada kenyataan yang berbeda dengan perasaan anda. jika di duni imaji kamu memimpikan mempunyai seorang kekasih yang cantik. halus, baik hati. kemudian bisa bermesraan kesana kemari. di dunia nyata kamu akan tersadar, bahwa tidak ada wanita sempurna seperti yang kamu impikan. maka jangan kamu terlalu terbuai dengan film-film drama percintaan yang akan memperngaruhi perasaan anda. film-film itu hanya untuk dunia imaji kamu, bukan di dunia nyata ini. jadi dengan kata lain, jangan biarkan imajimu merusak kehidupanmu karena kamu tidak realistis dalam memandang makna hidupmu yang sebenarnya, seperti saat engkau berkhayal mendapatkan seorang kekasih yang sangat hebat, lalu kemudian engkau memberikan hanya separuh isi hatimu, hanya karena pasanganmu kini bukanlah seperti yang engkau mimpikan.
penuhilah duniamu dengan realita, lalu isilah hatimu dengan imaji.

     rela mati demi kekasih, bersedia menyerahkan segalanya untuknya, bahkan menyakiti diri sendiri ketika putus hubungan. sampai meniru alur di film percintaan yang pernah ditonton. itu normal karena kita punya dunia imaji.dunia penuh perasaan dan harapan, yang memuarakan air mata ketiaka bersedih, ataupun telaga ekspresi ketika gembira. namun tidakkah kita berfikir.bahwa terkadang hal-hal itu menyakiti dunia realita kita.kita hidup bukan cuma untuk memanjakan perasaan kita saja, berhias imaji. maka pertimbangan baik-buruk di depan adalah yang paling bagus sebagai solusi.

jika kita ingin mendapatkan yang terbaik, jadilah yang terbaik, bukan bermimpi mendapatkan yang terbaik, dan jika kita tidak mendapatkannya, anggaplah itu yang terbaik. karena terkadang dengan kebesaran jiwa, itu akan memperbaiki segalanya. 

jadilah pecinta sejati yang mengarungi cintanya dengan baik. carilah yang tepat, bukan yang hebat. 
jika engkau tidak mendapatkan cinta yang terbaik, jadilah engkau cinta yang terbaik untuknya, setidaknya engkau adalah karunia terhebat buatnya dan itu akan membahagiakanmu lewat bahagianya.

bukan hidup dan duniamu yang harus kau pertaruhkan untuk perasaanmu, namun perasaanmu untuk hidup dan duniamu, jadilah orang yang berjiwa besar, untuk cinta (^_^)

2 comments:

Mimi sikembar said...

waduh kalo udah ngomongin cinta berasa gimana gitu..
penuh perjuangan kalau buat saya :)

Darkness Prince said...

@mimi~ biasanya sesuatu yg diperjuangkan adlah hal yg paling berharga...karena itu yg akan membedakan sekuat apa kita mempertahankan itu setelah mendapatkannya, so, perjuangkanlah...semakin berat perjuangan itu, semakin indah terasa,,,(^_^)V

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--