Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Monday, January 24, 2011

bagaimana mengatur pengeluaran..???

   awal bulan baru berjalan beberapa hari..uang kiriman sudah tinggal seperempat..padahal masih harus mencukupi kebutuhan sehari2 ditambah dengan biaya kuliah...aduuuh...begitulah ironi seorang mahasiswa yang tidak pintar mamenej keuangana.lupa bahwa uang yg digenggamnya harus cukup untuk digunakan hidup sebulan kedepan.,namun ketika teman2 ngajak shopping di mall., melihat barang2 yg menarik untuk dimiliki, akhirnya dikeluarkanlah uang tadi dengan santainya..saat balik ke kost barulah dia sadar bahwa barang2 yg dibelinya tadi ternyata barang2 yg sebenarnya tidak begitu dibutuhkan..pastinya meyesal baru muncul di akhir kan..walau setelah itu sadar dan beri'tikad untuk tidak mengulangi kecerobohanya.tapi tetep aja bulan berikutnya hal itu trulang kembali.karena dia tidak mempunyai konsep keuangan yg jelas dalam mengatur uang bulanan.nah apakah kamu tipe mahasiswa yg ngutang di awal bulan seperti itu...???
 
   nah berikut ne ada beberapa trik dalam mengelola keuangan secara signifikan karena ini buah dari pengalaman pahit penulis dalam mengatur keuangan pada semester2 awal kuliah (akhirnya naku juga,hehehe)..:


1.membuat visi dan misi

      tiap orang selalu mempunyai harapan ke depan, sebuah cita-cita kesuksesan yang membuat para generasi muda sangat semangat menghadapi masa mudanya dengan penuh ambisi karena ingin mewujudkan harapan-harapannya ke depan, cita-cita yang terajut dalam usaha-usaha yang maksimal juga disertai dengan doa selalu memimpikan manusia bahwa sebentar lagi harapan itu akan terwujudkan, namun sayang jika hanya karena masalah finansial semuanya hancur di benak kita, semangat itu pudar laksana buih di lautan. 

    atau ada juga manusia yang hanya menjalankan kehidupannya tanpa konsep yang jelas, mengalir bagai arus sungai yang deras, tanpa target ataupun sebuah harapan yang pasti ke depan, mereka tidak akan mencapai taraf yang maksimal karena biasanya mereka hanya mengacu pada prestasi-prestasi pendek yang ada di depan mata, nah, sebagai seorang yang berintelejensi tinggi, 

     kita hendaknya mampu rintangan ke depan dalam rangka mencapai harapan kita, terutama rintangan berwujud finansial, mungkin bagi orang yang ber-ekonomi lemah, terlihat sangat wajar jika mereka tersendat dalam proses meraih cita-cita ini, namun bagi orang-orang yang middle-end sampai high-end. itu sangatlah lucu jika mereka terperosok dalam proses ini hanya karena tidak mantabnya manajemen keuangan mereka.oleh karena itu hendaknya kita mempunyai visi yang jelas dalam berkarir di dunia ini.

       salah satu tujuan khususnya dalam hal finansial adalah kita mempunyai pandangan kedepan yang lebih mantab dalam mempersiapkan finansial kita menuju tangga kesuksesan. sebagai contoh, kita ingin menjadi seorang dokter. kita tahu bahwa biaya kuliah seorang dokter itu tidaklah kecil, maka dari kesadaran ini, kita akan lebih berhati-hati dalam membelanjakan keuangan kita. lalu secara tidak langsung kita akan terbiasa hidup hemat dan penuh konsep. 

2. bersikaplah bijak

       sebenarnya fenomena-fenomena 'boros' itu sering terjadi hanya karena kita berfikir terlalu pragmatis dan nekat, bukan dari hasil keberanian, sugesti-sugesti yang menggiurkan kita cerna saja mentah-mentah tanpa mencoba berfikir baik-buruk akibat ke depan, sebagai contoh saat di awal bulan kita shopping di mall, kemudian membeli barang-barang 'mewah' yang sebenarnya tidak begitu di butuhkan, mungkin pada saat itu kamu berfikir,"oh tenanglah, ada papi mami, papi kan banyak uang, mami kan suka ngasih uang, ntar kalo kehabisan uang tinggal telpon rumah, minta ditransfer.bla...bla..bla..", 

       tahukah bahwa di lain sisi mungkin saat itu juga papamu sedang bingung memikirkan hutang-hutang nya, mama kamu bingung menutupi kebutuhan bulanan rumah, ditambah dengan kamu yang seenaknya menggantungkan diri pada mereka, mungkin memang papi-mami kamu terlihat tenang namun pernahkah kita memposisikan diri kita sebagai orang tua yang harus mencukupi segala kebutuhan rumah dengan gaji yang tidak bisa bertambah seperti itu, apalagi jika tiba-tiba terdengar kabar papi kamu bangkrut, di PHK, atau masuk sakit, boro-boro bisa bantu ortumu, malahan  mereka akan bertambah tersiksa melihat kebutuhanmu yang harus tercukupi. sedangkan kamu tidak mempunyai tabungan, bahkan penghasilan. 

     maka dari sekarang cobalah bersikap bijak, lihatlah dirimu sendiri, jangan jadikan orang tuamu sebagai tameng finansialmu yang akan kamu minta uangnya kapan saja seperti mesin ATM, tapi jadilah dirimu sendiri. anggaplah uang jatah bulanan kamu itu sebagai rizki sementaramu yang tidak akan kamu dapatkan selamanya dan suatu saat kamu tidak lagi mendapatkan uang itu, sehingga kamu harus bersiap untuk menghadapi kenyataan ini semua. hemat, mempersiapkan waktu-waktu tanpa uang bulanan nanti. sehingga kamu tidak lagi khawatir dan kebingungan takut kehabisan uang karena kamu sudah mempunyai tabungan dan bergaya hidup hemat.

3. membuat daftar belanja.

    kesalahan terbesar seseorang dalam hal pembelanjaan adalah ketika mereka tidak punya pendirian akan belanja pengeluaran, hingga sering ke mall atau ke tempat perbelanjaan tanpa kebutuhan membeli sesuatu, sehingga ketika di tempat perbelanjaan dengan enjoy ambil ini-itu tanpa alih-alih memikirkan apakah barang tadi dibutuhkan atau tidak. demikian juga karena seringnya belanja kita sering menghabiskan barang-barang kita tanpa perhitungan, 

      boros dalam pemakaian barang-barang akan menimbulkan niatan untuk sering ke tempat perbelanjaan, terlebih lagi buat orang-orang yang suka coba-coba, sampai-sampai ketika di perbelanjaan, saat mereka mengambil sabun A misalnya, di situ dia sudah mempunyai niatan suatu saat mencoba sabun B, sehingga ketika di rumah, dia berusaha menghabiskan sabun A yang dibelinya tadi supaya bisa cepat-cepat ke tempat perbelanjaan dan membeli sabun B yang sudah diincarnya beberapa hari yang lalu, belum lagi barang-barang lain, bisa dibayangkan bagaimana bingungnya kita dengan tingkah kita sendiri,hehehe..

       oleh karena itu biasakanlah hidup disiplin dan konsisten, dalam hal finansial ini misalnya, buatlah daftar kebutuhan pokok dalam sebulan, perkirakan terlebih dahulu dalam sebulan kira-kira kita barang-barang apa saja yang kita butuhkan cukup selama sebulan . gak lebih jangan sampai kurang, karena jika lebih itu akan memboroskan kita karena kita biasanya selalu membuat patokan sebulan, sehingga lebih-gak lebih harus habism dan kalau jurang akan memberikan kita peluang untuk pergi ke pasar swalayan dan pastinya akan membuat kita semakin tertarik membeli barang-barang lain. daftar barang-barang bulanan itu semisal sabun mandi 3, kemudian pasta gigi 1, shampo 1, dll. 

     nah daftar ini akan kita jadikan panduan kita ketika belanja di awal bulan, jadi saat di swalayan kita tidak perlu ribet mengingat-ingat dan mencari barang-barang yang nantinya kita butuhkan kedepan, karena mungkin kita malah kelupaan membeli barang yang sebenarnya kita butuhkan dan mengambil barang-barang yang tidak perlu. dan yakinilah, bahwa anda akan tertarik dengan berbagai macam sugesti iklanproduk-produk tertentum maka dengan daftar belanja tadi akan memandu kita untuk efektif dalam belanja dan mengarahkan mata kita untuk tidak berkeliaran mengejar keinginan yang tidak bermanfaat.

4. jangan membawa banyak uang di dompet.

     masih ingatkah apa kata bang napi, "ingat, kejahatan itu tidak hanya terjadi karena ada niat, tapi karena ada kesempatan", nah kalo dalam hal finansial ini, kita ganti aja katanya menjadi 'ingat, keborosan itu terjadi tidak hanya karena ada niat,  tapi karena ada kesempatan', kalo yang ini bang siapa yah..hehe..
 
      percaya gak percaya, bahwa ketika kita pergi ke suatu tempat dengan membawa uang banyak, apa yang anda rasakan..??? pertama, tenang, ya benar, karena dengan membawa uang banyak uang kita siap menghadapi apa-apa yang terjadi secara tiba-tiba, misalnya ada barang diskon besar-besaran, atau ada barang yang selama ini kita cari. namun, ternyata membawa uang banyak itu lebih banyak resikonya daripada untungnya, semisal ketika kita kecopetan, kita rugi banyak, dan satu lagi yang lebih berat, kita kecopetan oleh diri kita sendiri, kok bisa?? 

    dengan membawa uang banyak kita jadi lebih berkesempatan untuk membeli barang yang tidak kita butuhkan, lebih-lebih barang mewah, seperti saat kita berniat untuk membeli kacamata biasa seharga 150 ribu, dan di dompet kita ada uang 500 ribu, maka ketika di outlet kacamata, kita akan terpesona dengan frame-frame kaca mata yang imut-imut, dengan harga yang 'imut' juga tentunya, dan ketika kita berfikir saya yakin obsesi anda untuk membeli kacamata yang lebih imut tadi mengalahkan logika anda, walhasil, 'bungkus deh mbak kacamata yang imut tadi' kakakaak...(^^,)'

     hemat bukan berarti tidak siap dengan segala kemungkinan yang terjadi secara tiba-tiba, sebagai contoh ketika anda membawa uang pas, maka ketika ditempat perbelanjaan anda tidak akan bernafsu melihat barang-barang yang mahal karena dari awal anda sudah sadar kalau anda membawa uang pas, dan kalaupun anda menemukan barang-barang kebutuhan yang selama ini anda cari, bukankah suatu kali kita bisa kembali dan membelinya, atau kalau memang kepepet, pinjem uang teman yang nemani kita dulu kan bisa. itu lebih aman...

5. solusi tepat bagi yang hobi boros.

     memang di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, begitu pula dengan karakter manusia, ada yang hematnya setengah mati, ada juga yang borosnya setengah mati, kalau dua orang tadi digabungkan bisa mati beneran neh,.hehe..gak,gak..kali ini kita membahas tentang boros. ada beberapa orang yang inginnya menghabiskan uang bulanan untuk beli barang-barang yang gak penting seperti pernak-pernik kamar, souvenir, hiasan,dll. mereka itu sulit untuk menabung, namun tahan dengan kebutuhan, misalnya 3/4 uang bulanannya untuk beli barang-barang mewah, tapi dia sanggup hidup dengan hanya memakai seprempat uang bulanan tadi, meskipun dia tidak merasa tersiksa atau menderita dengan kebutuhannya, tetap ja itu dianggap boros dan tidak baik untuk masa depannya.

      nah, bagi kamu-kamu yang hobi boros kayak gitu, doyan menghambur-hamburkan uang, padahal sebenarnya dia bisa hidup pas-pasan, ada solusi menarik untuk masalah ini, sama-sama membuang uang, gak ada salahnya jika kita membuang uang itu dalam bentuk investasi atau modal kerja, misalnya kita. membeli barang-barang grosir, kemudian kita jual, atau kalau gak suka kerja keras, bisa kita investasikan ke orang lain dengan perjanjian pembagian keuntungan berapa persen, nah, sama-sama buang uang, yang satu gak ada hasilnya, tapi yang satu uangnya berkembang jadi lebih banyak. kemudian keuntungan tadi kalo dirasa masih ingin dibuang, dijadikan investasi ja semuanya, kan lebih banyak modal lebih banyak keuntungan, 

      bayangin aja, lambat laun kita malah gak sadar udah jadi orang kaya, dan kalau memang sifat-sifat borosmu masih lom ilang juga, suruh ja partner kerja itu menyimpan uang kita dulu, biar sewaktu-waktu kalo emang dibutuhkan bisa diambil untuk hal-hal yang bermanfaat, dengan catatan besar tu orang benar-benar bisa kita percaya. nah..enak gak tuh..jadi orang kaya tanpa kerja keras,...

      begitulah beberapa tips mengatasi keborosan yang coba saya paparkan diatas, pada dasarnya pintar tidaknya kita dalam menenej dan mengontrol keuangan kita tidak lepas dari kesadaran kita akan kebutuhan masa depan, maka seharusnya kebijaksanaanlah yang sanggup menyadarkan itu semua, karena kebijaksanaan memaksa kita untuk bersikap realistis dan juga logis akan semua hal yang berbau finansial. dari situ diharapakan kita dapat benar-benar mempertanggung jawabkan segala keputusan kita menyangkut masalh keuangan ini, sehingga kita benar-benar tepat dalam menempatkannya, tak ada sikap pelit, yang bisa merusak hubungan sosial kita, juga tidak ada sifat boros yang akan menyusahkan masa depan kita. orang yang hebat adalah orang yang senantiasa menatap masa depan dan bergerak dengan tenang (hati-hati). selamat hidup berkonsep..!! ^^

1 comments:

Mbah Dukun Bagong said...

assalamualaikum, pertamax komeng gan!!! ada tips tambahan dari mbah dukun, nih pengalaman simbah sebagai mahasiswa yaitu jika beli makan, belilah di warung yg menetap selama seminggu, dan sok kenal dan bergurau dengan penjualnya, biar dapat bonus yaitu kepercayaan. ntar bisa dapat bonus makanan tambaha atau ngutang. tapi jgn disalahgunakan, ntar ngutangnya berlebihan lagi :D

tips dari mbah dukun

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--