Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Saturday, December 4, 2010

sedekat apa kita dengan CINTA..???

    satu kata ini memang terasa istimewa banget di hati para manusia,gak tau tuh para jin dan sekitarnya ikut ngrasain juga ato gak, bayangin aja. gak didatengin, datang sendiri. gak dicari muncul sendiri (emangnya tukang nagih hutang apa..gubrakkk..)seandainya ja neh ada yang bikin penelitian makhluk halus yang paling sering menghantui manusia, mungkin satu kata ini ratingnya paling tinggi men, kuntilanak, genderuwo, pocong, suster ngesot ampe suster joging kalah pamor deh pokoknya, lewaat...!!!masih lom tau juga.??
 
    itu tuh makhluk halus yang paling pagi nyapa hati manusia disaat masa-masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, tepatnya saat jadi remaja bahagia, kalo orang sunda mah bilangnya, ABG. ABG disini bukan angkatan babe gue (yah..udah brewokan dunk), ato anak bakul garem (waduh manis...eh, asiin). tapi ABG ini dikenal sebagai anak baru gede, eeiits, bukan anak baru bude loh. nah kita kembali ke makhluk halus tadi (emang ne bahas apaan seh, kok makhluk halus mulu nyang dibahas..), 

     satu kata itu adalah cinta, karena kemunculannya yang sering tak terduga itu, para keturunan nabi Adam ini jadi merasa tergoda,dan karena ada yang gak mau kalah, keturunan ibu hawa juga secara resmi menyatakan ketergodaannya akan cinta.cinta datang gak pake nyapa, membisiki keindahan di hati nan lembut tanpa duri (kalo ada hati yang berduri, itu berarti hati-hati jalanan berkubang) akhirnya meracuni fikiran manusia dari gak pengen jadi pengen. pengen apa hayo..hmm, pengen apa yah,duren, mangga, apel, waduh..kalo itu seh pengennya ibu-ibu hamil..pokoknya pengen punya pasangan gitu deh..apa itu salah..??hmm, gak juga sis bro-sist, itu kan emang udah jatah dari yang Maha Menghidupkan. nah sekarang yang jadi permasalah tuh, prosesnya. seberapa dalam proses itu, okey..silahkan duduk manis, kita akan segera menyaksikan film terhebat sepanjang masa (stop..!! presenternya salah ngomong neh). okey.pokok check this out lah..(^^,)

ADA APA DENGAN CINTA
     cinta adalah sebuah rasa yang tidak sanggup indera lain menikmatinya, kecuali ada hati di dalamnya. kenapa harus hati??? padahal orang bijak berkata bahwa cinta datang dari mata turun ke hati. betul, tanpa mata kita tidak akan mampu memandang orang yang kita cintai, tanpa telinga kita tak sanggup mendengar suara sang kekasih, apalagi tanpa indera dan anggota tubuh yang lain, namun jangan salah, indera tanpa hati, bagaikan makan makanan lezat yang tidak bergisi, hanya sampah, nikmatnya cuma lewat di tenggorokan saja, setelah itu hanya akan menjadi kotoran di perut kita, atau malah menjadi penyakit yang berbahaya bagi diri kita. itulah kenapa saya secara pribadi tidak terlalu suka dengan statemen tadi ('cinta datang dari mata turun ke hati'),  pada hakikatnya semua indera dan fisik tek berpengaruh dan tidak berhubungan dengan yang namanya cinta. sekali lagi, ingatlah kekuasaan dan keadilan Allah. Allah memberikan tunas cinta pada semua manusia.,tapi Allah tidak menurunkan kesempurnaan indera dan fisik pada semua manusia, adilkah itu..?
sangat adiil..


     karena cinta tidak membutuhkan semua itu..apakah orang buta tidak mempunyai cinta..??apakah orang tuli tidak mempunyai cinta..??saudaraku..,semua orang mempunyai cinta..!!!
kalau cinta tidak berhubungan dengan fisik dan indera kenapa keduanya selalu dikait2kan disetiap pembahasan..??


    itulah sebenarnya yang akan membuktikan kebeningan dan kejujuran hati kita dalam urusan cinta..itulah yang membuktikan kebeningan hati seorang tabi'in yg memutuskan menerima pilihan untuk menikahi putri seorang yg buahnya dimakan olehnya,,putri yg sebelumnya dikatakan cacat itu ternyata seorang yg cntk n shaleh yg akhirnya dari pernikahan mereka melahirkan seorang ulama terkemuka,,yaitu bapak imam syafei. 

    kembali ke cinta, cinta tak sanggup dimengerti, karena terkadang fisik tidak sanggup mempesonakannya. dia hanya bersinggah di hati, karena hati ini lembut. seorang diktator pun pasti mempunyai hati,perasaan. dan disitulah cinta itu bersarang. lantas untuk apa?? dia datang untuk memberikan makna baru bagi kehidupan. dengan sebuah ikatan kasih sayang yang tidak diberikannya kepada orang lain, melainkan hanya dengan pasangan yang dicintainya, kenapa?? karena sang pencinta itu merasa dia menjadi bagian dari pasangannya, 

    seperti sepasang pecahan kaca, tidak ada satupun kaca lain yang sanggup menambalnya selain pecahan kaca itu sendiri. kebahagiaannya terletak di kebahagiaan pasangannya, kesedihan pasangannya menjadi beban baginya, rahasianya menjadi rahasia pasangannya, begitupun sebaliknya.itulah bagian dari rahmat excelent Allah yang dianugerahkan kepada manusia.cinta. yang sanggup meredupkan bara menjadi embun, yang sanggup mengubah kekakuan menjadi kelembutan. maka kita bisa melihat disekitar kita, bagamaina orang yang sanggup memaknai cinta , keadaannya menjadi lebih baik ketika mereka telah menemukan pasangannya.
    tapi jangan lupa, cinta ibarat anak panah yang tak bermata, ada keindahan di ujung kanannya, dan ada keburukan di ujung kirinya. ujung kanan itu adalah nurani, sedangkan ujung kiri itu adalah syahwat. mungkin anda terperanjat dan bertanya, kenapa harus ada ujung kiri yang sangat menakutkan, syahwat..??hidup ini seperti sebuah pesawat kertang yang terbang dalam satu arus angin, dua sayap inilah yang nantinya akan mengarahkan pesawat ke tempat mana dia akan landas, dan tidak akan terbang kembali, selalu turun kebawah. jika salah satu sayap itu cacat, maka penerbangan tidak akan sempurna, itulah bentuk keadilan Allah, 

    ada nurani, ada nafsu syahwat, nurani berfikir tentang kandungan kebaikan, syahwat berfungsi untuk memotivasi diri. tarikan keinginan. itulah mengapa nafsu syahwat identik dengan kesenangan duniawi seperti harta, sex, kedudukan, kekuasaan.nah kita kembali ke cinta. jika kita sanggup menyeimbangkan dua sayap tadi, nurani dan syahwat. maka kita mendapatkan cinta yang sesungguhnya, yaitu sebuah keindahan. syurga. 

      sebaliknya, jika kita condong kepada satu diantara dua tadi, maka seperti pesawat tadi, dia akan selalu oleng. jika dia terlalu condong pada nurani, dia mempunyai rasa cinta, namun dia memendamnya. sehingga akan terjadi dengan apa yang dinamakan cinta sebelah, tidak ada hasil ataupun output yang bermanfaat bagi dirinya, hanya diam. begitu pula ketika yang condong adalah syahwat, maka dia akan rusak. 

    mengatasnamakan aplikasi cinta dengan hanya rasa, apa itu aplikasi cinta?? yaitu, keromantisan, seksual, dan sikap saling memiliki. maka orang yang hanya cenderung dengan syahwatnya akan selalu menunggangi kebejatannya dengan dalih cinta, dia pura-pura cinta agar dapat menikmati cinta tanpa konsekuensi. akhirnya muncullah generasi-generasi buaya yang tak bermoral yang merusak makna cinta sejati itu sendiri,

CINTA PUTIH VS CINTA HITAM
    ini hanyalah sebuah kiasan, saya meminta anda untuk tidak terpaku pada tulisan. cinta putih ini adalah cinta yang alami, kalau seorang mukmin bilangnya cinta syar'ie. sedangkan cinta hitam adalah cinta yang dibuat-buat sehingga tidak sesuai dengan jalur yang semestinya.kita setuju bahwa cinta datang dengan sendirinya, itu artinya kita tidak sanggup mengelak kedatangannya, diluar kemampuan kita dalam menghindarinya. oleh karena itu cinta bukanlah suatu hal yang buruk atau dosa. 

     fine...sekarang yang menjadi permasalah adalah cinta datang dengan membawa konsekuensi. sikap responsif. itulah nantinya yang mengantarkan cinta pada salah satu dari dua tadi, cinta putih atau cinta hitam. cinta putih, adalah cinta permata, dimana seorang individu yang baik akan menjaganya dari tempat yang bukan semestinya, sampai dia menemukan saat yang tepat untuk meletakkan tempat tadi pada tempat yang paling layak untuk sebuah permata yang sangat berharga, yaitu sebuah pernikahan, tepat.. tiada sebuah konsekuensi dan respon yang baik dari cinta kecuali dengan menikah. karena apa?? yang pertama, menikah merupakan satu ikatan hubungan lahir batin yang sangat kuat dari sebuah pasangan yang saling mencintai. dengan menikah kita tidak hanya menikmati cinta, namun kita harus menjaganya sebagai bentuk tanggung jawab dari pasangannya.

      nah lalu bagaimana dengan cinta hitam??? kalo boleh saya menyatakan pendapat pribadi saya, cinta hitam itu adalah pacaran. mungkin anda tiba-tiba mulai bergeliat menunjukkan sikap tidak sependapat dengan statemen saya tadi, tapi nanti dulu, jangan buru anda men-close tulisan ini. saya hanya ingin kita sharing sebagai seorang yang berakal dan bijaksana.kenapa saya memilih pacaran sebagai cinta hitam. karena pacaran itu ibarat pernikahan bayangan, pernahkan anda mengamati bayangan, entah itu bayangan anda sendiri maupun orang lain. pasti anda merasakan bahwa bayangan lebih menakutkan daripada aslinya. 

    nah..dalam cinta hitam ini, seorang anak manusia yang mempunyai harapan besar akan pencapaian kebahagiaan yang sempurna ketika menjejaki dunia pernikahan ini terbentur sebuah tembok besar yang menghalanginya, yaitu sebuah ketakutan akan tidak sesuainya karakter suami/istrinya nanti dengan harapan atau kriterianya selama ini, karena faktor inilah yang menyebabkan mereka merasa mendapatkan lampu ijo dengan alasan tersebut untuk mulai memilah dan memilih calon yang sesuai untuk dipilih sebagai suami/istrinya nanti, namun sudah kepalang basah, bukannya kecocokan yang mereka dapatkan, namun sebuah kebohongan yang merusak masa depan mereka. karena apa. 

     pertama, dengan pacaran mereka telah melampiaskan mereka pada orang lain yang belum tentu menjadi suami/istrinya nanti, lebih parahnya lagi, rasa itu ditularkan bukan pada satu pasangan, melainkan beberapa pasangan (karena orang pacaran pasti adakalanya mereka putus, kemudian menjadi hubungan kembali dengan orang lain, sebagai penjajakan dan percobaan rasa).

    secara tidak langsung itu akan berpengaruh pada keharmonisan keluarganya nanti dimana dia akan membandingkan cinta, keromantisan, dan segalanya dari suami/istri mereka pada mantan-mantannya yang lain. otomatis itu akan memicu adanya keretakan keluarga hingga perceraian karena tidak adanya kepuasan psikologis dari pasangan. siapa yang rugi??dirinya sendiri. 

    kedua, sudah menjadi rahasia publik setelah ideologi barat berhasil disuntikkan ke tubuh bangsa indonesia yang notabene mayoritas beragama Islam, sehingga jarang sekali ada kesesuaian perilaku umat islam dengan ajaran agamanya sendiri, kita lihat bagaimana perilaku pacaran sekarang ini. mulai dari cium kening, cium pipi, sesekali cium bibir, mereka bilang wajar, bukti cinta. kemudian mulai mendalam lagi sampai ML. mereka cuma bilang resiko birahi, yang penting tidak sampai hamil. prinsip-prinsip kotor tadi mulai berkembang dari mulai kalangan anak smp sampai kalangan dewasa yang masih berfikir ulang ketika ditanya perihal pernikahan, gilanya lagi, cewek, sebagai tokoh sentral yang sarat dengan pihak yang paling dirugikan jika dilihat secara logika, hanya menanggapi: " saya cukup menikmati keadaan seperti ini, dan hal itu sekarang sudah bukan hal yang tabu lagi". 

    jika anda seorang lelaki, fikirkanlah. maukah anda nantinya mendapatkan seorang istri yang suka gonta-ganti pasangan??? pasti anda bilang " tidak", tapi nafsu anda pasti berbisik," kalo gitu kan aku mau masuk ke dalam pergaulan yang sebebas-bebasnya, gonta-ganti pacar, free sex. ntar kalo pas mau menikah, tinggal cari deh calon yang benar-benar masih suci, kan enak.", betul, begitulah memang lelaki (yang berperangai jelek), tapi pernahkah anda berfikir di sudut pandang yang lain wahai peara lelaki, bagaimana jika yang menjadi korban itu adalah adik perempuanmu, kemudian lelakinya mencampakkan gitu aja seperti halnya yang anda fikirkan tadi, pasti anda benar-benar emosi, memaki lelaki tadi bahkan sampai membuatnya babak belur, sekarang anda sadar, bahwa fikiran anda tidak jauh bejat dari lelaki tadi.

     jika anda perempuan, saya tahu anda berada dalam dua keadaan tersulit, yaitu takut tidak mendapatkan jodoh (perawan tua), dan yang kedua, ditakdirkan sebagai seorang hawa yang identik dengan perasaan lembutnya, yang dengannya sanggup mengalahkan logikanya sendiri. bahkan berani mengorbankan segala hal demi mendharma baktikan perasaannya tersebut. 

    saya, katakan, Allah tidak akan menciptakan sesuatu tanpa menyisipkan keistimewaan sebagai bekal kehidupannya, jika ciptaan tersebut sanggup menggunakan keistimewaannya tersebut di tempat yang benar, saya yakin, dia akan bahagia. macan mempunyai taring bukan untuk merusak tanaman, karena dia adalah pemakan daging, kambing tak akan pernah memakan daging karena dia hanya punya gigi geraham, sedangkan kita manusia, lelaki punya kekuatan dan fikiran logis yang kuat sebagai pelindung wanita dan seorang imam yang bertanggun jawab penuh atas keadaan keluarga, 

     sedangkan wanita punya keistimewaan yang hebat, yaitu mempunyai daya tarik yang hebat dan perasaan yang halus. tiada maksud lain dari semua itu melainkan sebagai bekal menjadi seorang istri dan ibu yang hebat. bukan untuk diumbar dan dimanfaatkan lelaki buaya yang mengakali kalian atas nama cinta. mengorbankan dirinya untuk kekasih yang tidak tahu rimbanya. dan lagi-lagi harus berakhir tragis. kemudian pacaran lagi, dimanfaatkan lagi, tragis lagi. wahai para wanita, kalian itu bukanlah makhluk lemah yang gampang dipermainkan cinta yang gak jelas, tapi kalian adalah makhluk lembut yang butuh perlindungan atas nama cinta yang hakiki, jadi jagalah kehormatanmu hanya untuk suamimu nanti.

    jangan gampang terperdaya dengan bualan lelaki, pacaran jelas bukan dari ajaran Islam, bukan berarti bahwa ajaran yang melarang ini kaku dengan perubahan zaman, tapi kita belum mengetahui esensi sesungguhnya atas ajaran Islam ini.
 
  rasa yang tidak diRidhai-Nya sekalipun tidak tidak akan menyentuh kepada kebenaran dan kebahagiaan..meskipun ada yg mengaku merasakan kebahagiaan dalam pacaran, itu karena mereka menjalaninya dengan nafsu, dengan keinginan sesaat..bukan dengan iman ataupun nurani..

KENAPA HARUS ADA CINTA

     cinta itu sebenarnya tidak serumit yang kita bayangkan dan definisikan.,dia hanya sepenggal rasa yang diberikan oleh Allah untuk menghiasi hati manusia agar mudah dan senang dalam menjalankan salah satu syariat islam yg berhubungan dengan itu, yaitu menikah..karena salah satu sifat dasar manusia yang cenderung berfikir pendek dan suka kepada kesenangan yang instan itulah Allah menurunkan cinta untuk saling berkasih sayang kepada pasangannya..namun kenapa sekarang2 ne cinta terasa begitu eksklusif di mata dunia..???


   itu karena tipu daya musuh2 islam yang berusaha menggembar-gemborkan cinta hingga lupa pada tujuan hakekat keberadaannya, yaitu untuk melaksanakan perintah Allah. Cinta itu memang indah, cinta itu memang suci, namun cinta yang bagaimana yang terkategorikkan cinta yang indah dan suci itu..???


   jika kita mau menilik lebih ke belakang lagi, rasa ketertarikan yang mulai muncul seiring dengan berjalannya masa pubertas itu adalah dimaksudkan untuk kepastian dan kemantapan hati ketika kita bertaaruf untuk tujuan menikah tersebut. Agar di dalam proses pernikahan itu ada konsekuensi2 untuk menjaga keharmonisan keluarga agar lebih dekat dengan Allah, salah satunya dengan saling menyayangi, mengasihi, menjaga, menasehati,dll. adapun dengan masalah fisik, terutama wajah, itu hanya sebagai penghias dalam cinta, agar hati pasangan terasa teduh ketika melihatnya, bukannya untuk diumbar dan dipamerkan kepada orang lain yang efek dari semua itu adalah dominasi ukuran kecantikan dan kesempurnaan fisik dalam pemilihan pasangan,sekali lagi, bukan itu jawabnya......

MEMILIH CINTA

      Allah telah menetapkan bentuk rupa dan fisik seseorang dengan segala kekurangan dan kelebihan yg bermacam-macam yang udah di taqdirkan dari awal apakah dia harus bersyukur dengan kegantengan atau kecantikannya ataukah dia harus bersabar dengan kekurangannya,namun Allah azza wa jalla memberikan kesempatan untuk memilih dan berubah dalam urusan hati, apakah dia menjadi makhluk yg taat dan sholeh atau tidak. 


     dari sinilah sebenarnya kunci pernikahan itu terlihat, apakah dia menikah karena nafsu yang hanya dengan melihat postur fisik pasangan dan pengaruh komentar dari luar (agar disanjung bahwa pasangannya itu cantik/ ganteng)ataukah dia menikah karena dia merasa bahwa syariat menikah sudah saatnya menunjuk dirinya untuk melaksanakan suatu pernikahan dg tujuan menjalankan perintah Allah n mendekatkan diri padaNya. sehingga hanya ada satu jawaban ketika dia harus mencari dan memilih calon pasangan,,,,KESALEHANNYA.,

     sekarang, ada apa sengan urusan rizki..??bukankah Allah telah berjanji daalm ayatnya bahwa jika kita menikah janganlah takut, Dia akan mencukupi kebutuhan dangan kemahaESAannya,tidakkah kita berfikir bahwa seekor udang atau ikan yang tak berakal dan berada di dasar laut saja Allah mencukupi kebutuhannya apalgi manusia yang diberi akal fikiran untuk berfikir..sekarang, jika divariabelkan dengan masalah mencari pasangan yg KAYA saja, tidakkah kita sadar bahwa kebahagiaan itu bukan berasal dari materi..??

      tidakkah bila kita tengok disekitar kita banyak sekali biang perpecahan dan konflik itu adalah materi..??jika ada seorang psikolog berstatemen bahwa secara psikologis wanita menyukai harta, itu karena seorang istri mempunyai peran yg sangata penting sebagai manajer keuangan dalam rumah tangga, maka dari itu dia harus peka dalam mengatur pembiayaan yg terjadi agar tidak defisit. bukan seperti pria yang mengeluarkan uangnya tanpa perhitungan yg sangat. oleh karena itu istri yg sholehah akan bener2 bisa mengurusi semua tugasnya sbg ibu rumah tangga dengan landasan syariat, bukan materiallistis yg suka kemewahan.

    sekarang kita kembali ke masalah cinta dan perasaan,cinta itu tidak dapat terlihat oleh mata,cinta tidak dapat diungkap dengan tulisan, cinta itu tak terdefinisi, bersifat pribadi, dari hati ke hati..mungkin anda tidak percaya, nmun begitulah yang penulis yakini, hanya hati yang beninglah yang dapat yang dapat merasakan kebenaranya,bukan nafsu..

       cinta itu tidak hanya rasa ketertarikan antar lawan jenis yang mereka sebut dari mata turun ke hati. cinta itu abstrak, yg mengalir ke jiwa manusia melalui rongga2 yang tak tersentuh oleh indera dan bentuk fsik dimana tidak dengan maksiat kepada Allah untuk mendapatkannya, tapi dengan jalan yang indah, jalan yang baik.


     cinta tidak dapat di ungkapkan lewat tulisan dan cinta tidak dapat terdefinisi itu sungguh benar adanya, karena bahasa cinta adalah bahasa hati dan tidak akan pernah terjangkau oleh bahasa manusia yang sering menyesatkan, jutaan statemen tentang cinta hanyalah argumentasi tanpa dasar yg dibuat manusia sesuai dg jalan fikiran dan keadaan mereka tentang cinta, ada yang bilang cinta itu buta, cinta laksana itu dan itu, biarlah cinta berjalan apa adanya dihati kita, jangan kita utek2 dg fikiran kotor kita, jika kita ingin cinta kita baik,maka perbaikilah aqidah dan akhlak kita.karena cinta berkembang sesuai dg keadaan naungannya, yaitu hati..jika hati kita baik. maka semuanya yg ada didiri kita akan baik, termasuk cinta yg kita miliki..Allahu a'lam bisshowab..

0 comments:

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--